Seperti halnya Mistun (50), warga RT 18 Desa Ketandan Kecamatan Dagangan. Kepada detiksurabaya.com, Senin (22/9/2008), wanita ini mengaku sangat senang menerima BLT tahap dua. Uang BLT ini rencannya akan digunakan merayakan lebaran bersama keluarga.
"Senang mas. Meski harus jalan 3-5 kilometer tapi tidak terasa. soalnya dapat uang untuk lebaran," ujar Mistun dengan semangat.
Sementara, warga penerima BLT di Desa Ketandan Kecamatan Dagangan harus rela menerima uang BLT yang diterimanya tidak utuh. Karena uang itu masih harus dibagilagi bagi warga miskin lainnya yang tidak menerima BLT.
Kusairi (48) Kepala Desa Ketandan kepada detiksurabaya.com mengaku memberikan saran agar warga penerima BLT untuk memberikan uang keikhlasan kepada warga yang ridak menerima. Ini agar warga lainnya dapat merayakan lebaran semua.
"Kita tidak memaksa untuk memberikan kepada warga lain. Mereka secara ikhlas sukarela biar bisa merayakan lebaran sama-sama. Namun juga ada warga yang tidak senang menerima tidak utuh. Kita mengantisipasi gejolaka warga yang tidak menerimanya saja, " jelas Kusairi.
(bdh/bdh)










































