Sebulan Menghilang, Makelar Motor Jadi Mayat

Sebulan Menghilang, Makelar Motor Jadi Mayat

- detikNews
Senin, 22 Sep 2008 13:16 WIB
Kediri - Warga Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kediri geger sejak ditemukan sesosok mayat dalam kondisi mengering di tengah kebun tebu. Di sekujur tubuhnya terdapat beberapa luka. Dugaan sementara mayat tersebut menjadi korban pembunuhan.

Mayat laki-laki yang teridentifikasi bernama Musiran (57) pertama kali ditemukan oleh pekerja penebangan tebu, Kasiadi (51) saat memulai pekerjaannya pukul 08.30 WIB.

"Awale kulo mambu batang, lajeng kulo padhosi. Lha wonten tengah kebonan kulo nemu tiyang sampun sedo ingkag posisinipun murep. Sikile ndplang munggah ngoten. (Awalnya saya mencium aroma busuk, lalu saya mencarinya. Di tengah kebun saya menemukan orang sudah meninggal dalam posisi tengkurap. Kakinya dalam posisi menjulang ke atas)," kata Kasiadi kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin (22/9/2008).

Kasiadi menambahkan, setelah menemukan mayat dirinya melaporkan ke mandor penebangan tebu dan diteruskan ke Polsek Wates dan Mapolres Kediri. Polisi pun melakukan olah TKP.

Hasilnya, di sekujur tubuh korban tampak ditemukan beberapa luka. Korban dilaporkan telah menghilang oleh keluarganya sebulan lalu.

"Ya setelah kita identifikasi dan berdasarkan pengakuan keluarga korban, dia bernama Musiran. Sehari-hari dia berprofesi sebagai makelar sepda motor," ujar Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Didit Prihantoro.

Ditambahkan Didit, berdasarkan pengakuan keluarga korban, mereka menduga jika korban meninggal akibat pembunuhan.

"Korban terakhir kali meninggalkan rumah saat membawa sejumlah uang untuk melakukan transaksi pembelian sepeda motor. Atas fakta tersebut, patut disangkakan korban meninggal setelah dibunuh dan dirampas uangnya oleh pelaku," tegas Didit.

Sementara di sekitar lokasi penemuan mayat, petugas menemukan barang bukti milik korban. Antara lain sebuah helm, sandal dan pakaian. Untuk memastikan penyebab kematian korban, jasad korban dibawa ke RSUD Pelem Pare untuk diotopsi. (fat/fat)
Berita Terkait