Di ruang perawatan (Irna) I berjumlah 15 pasien, Irna IV berjumlah 54 pasien anak dan UGD berjumlah 34 pasien. Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, total pasien yang dirawat berjumlah 146 orang. Yang mendapat perawatan berjumlah 69 orang. Sisanya berjumlah 77 orang menjalani rawat jalan.
Direktur RSU Syaiful Anwar dr Pawik Supardi bahwa semua korban keracunan hingga kini yang masih dirawat berjumlah 69 orang. Sisanya sudah menjalani rawat jalan.
"Dari 69 orang, mereka dirawat di beberapa ruangan. Sampai pukul 11.00 WIB, pasien korban keracunan mencapai 146 orang," katanya kepada wartawan di ruang Humas RSU Syaiful Anwar Jalan Jaksa Agung Suprapto, Senin (22/9/2008).
Dari salah satu korban yang mendapat perawatan yakni Rodiah, si pembuat minuman takjil. Dia dirawat di ruang 22 bersama dua anak dan Surahman, suaminya. Mereka berempat tubuhnya masih lemas dan sudah lepas infus.
Dari pengakuan Rodiah, dirinya saat membuat es buah tidak mencampurkan pewarna apapun. Bahkan normal-normal saja. Saya beli buahnya di Pasar Blimbing Sabtu pagi. Lalu beli buah pepaya, melon, nanas dan bengkoang. Setelah itu saya cuci dan ambilkan air sumur serta dimasak. Setelah itu saya campurkan dengan gula pasir dan es batu yang dibeli dari rumah tetangga," kata Rodiah kepada detiksurabaya.com. (fat/fat)
