Rawan Kecelakaan, Waspadai Mudik Lewat Bojonegoro

Rawan Kecelakaan, Waspadai Mudik Lewat Bojonegoro

- detikNews
Senin, 22 Sep 2008 10:53 WIB
Rawan Kecelakaan, Waspadai Mudik Lewat Bojonegoro
Bojonegoro - Jalur sepanjang 60 km di Bojonegoro yang berbatasan dengan Lamongan dan Ngawi rawan kecelakaan. Karena seluruh ruas jalan nasional itu rusak, banyak lubang dan bergelombang.

Menurut Kadishub Bojonegoro I Nyoman Sudana, selain kerusakan di badan jalan, juga banyak tikungan tajam, beberapa jembatan rusak, rambu lalu-lintas yang hilang dan jumlah lampu penerangan jalan (PJU) di luar wilayah kota sangat minim.

"Kondisi jalan di Bojonegoro ini cukup memprihatinkan. Jauh hari kami sudah identifikasi sejumlah titik macet dan rawan kecelakaan," kata I Nyoman Sudana pada detiksurabaya, Senin (22/9/2008).

Hasil inventarisasi jalur macet diantaranya pada proyek perbaikan jalan di km 25 jurusan Bojonegoro-Babat, Desa Sraturejo Kecamatan Baureno. Juga di km 22 jurusan Bojonegoro-Cepu, Desa Cengungklung Kecamatan Kalitidu.

Selain itu terdapat bangunan jembatan longsor di km 45 jurusan Bojonegoro-Nganjuk, Desa Pajeng Kecamatan Bubulan. Serta jembatan rusak yang masih dalam perbaikan di km 33 jurusan Bojonegoro-Nganjuk, Desa Papringan Kecamatan Temayang.

"Perbaikan jalan dan jembatan tersebut mengakibatkan jalan hanya bisa digunakan satu sisi. Sehingga kendaraan terpaksa melintas secara bergantian dari kedua arah," tambah Nyoman.

Disebutkan jalur rawan kecelakaan di km 22 antara Kecamatan Kalitidu dan Purwosari dengan kondisi aspal jalan yang retak dan amblas. Begitu juga kondisi jalan pada km 46 jurusan Ngawi antara Kecamatan Ngraho sampai Margomulyo bergelombang dan rusak berat.

Kemudian wilayah Desa Bulaklo Kecamatan Ngraho terdapat jalan amblas ke kanan dan kiri akibat tanah longsor di tebing hutan setempat. Lalu di Desa Watu Jago Kecamatan Margomulyo terdapat tingkungan tajam dan tanjakan dengan tebing curam di kedua sisinya.

"Meskipun Bojonegoro hanya jalur alternatif tapi kami bersama Polres berupaya mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu-lintas selama lebaran nanti. Termasuk dengan mendirikan posko lebaran," lanjut I Nyoman Sudana, Kadishub Bojonegoro.
(bdh/bdh)
Berita Terkait