Pelaku Perampokan Taspen Diduga Warga Sekitar

Pelaku Perampokan Taspen Diduga Warga Sekitar

- detikNews
Minggu, 21 Sep 2008 16:59 WIB
Pelaku Perampokan Taspen Diduga Warga Sekitar
Malang - Pasca perampokan di Kantor Taspen Jalan Raden Intan Arjosari Malang, polisi telah melakukan olah TKP. Petugas yang membawa anjing pelacak (K-9) selain satu tang, polisi menemukan 7 CPU yang tercecer di sekitar lokasi.

Bahkan satu diantaranya ditemukan di rumah warga bernama Sujarwoto, warga Jalan Teluk Cendrawasih No 71 C. Kepada wartawan, istri Sujarwoto, Musripah mengaku CPU itu pertama kali ditemukan Jantono, tetangganya. Jantono melihat kotak CPU itu di lapangan samping Taspen dan lantas membawanya ke rumah Jarwoto.

Polisi menduga pelaku adalah warga sekitar setelah memeriksa 6 saksi. 6 saksi itu yakni dua pegawai Taspen dan 4 warga sekitar. Meski begitu pihaknya belum menentukan siapa tersangkanya. Dia juga mengaku pelaku tidak berhubungan dengan perampokan Jumat lalu di sebuah warnet Ciliwung Malang.

Kapolsekta Blimbing AKP Abd Hadi menegaskan bahwa pelaku pencurian tidak berhubungan dengan pelaku perampokan pada Jumat lalu.

"Sepertinya mereka dari warga sekitar saja," papar Hadi kepada detiksurabaya.com saat dihubungi lewat ponselnya, Minggu (21/9/2008).

Dari kerugian awal yang dialami pihak Taspen, jelas dia, sekitar Rp 6,5 juta. Uang tersebut adalah milik seorang pegawai yang disimpan di meja lacinya. "Jumlah itu hanya separuh dari keseluruhan uang Syafrudin," ujarnya.

Sementara perampokan diprediksi terjadi sekitar pukul 02.00 WIB hingga 04.00 WIB. Keterangan tersebut sesuai dengan yang diberikan Syafrudin, Kasi Penetapan Klien.

Sedangkan Syafrudin mengaku meletakkan uang THR dan gajinya di kantor sebab trauma dengan pihak bank. Dia menjelaskan, uang di bank pernah hilang karena ATM-nya ikut hilang. Sebelumnya uang tersebut berjumlah Rp 12 juta. Separuhnya telah diambil untuk dikirim keluarganya yang berdomisili di luar kota. Kini semua barang bukti tersebut kini diamankan di Polsekta Blimbing.

Sebelumnya Kantor Taspen Malang dijarah perampok. Salah satu satpam, Djumali yang sedang bertugas di kantor menuturkan kejadian itu baru diketahui saat pergantian shift malam yang dijaga A. Prabowo dan Suyono. (fat/fat)
Berita Terkait