Supatmi Belum Tahu Anaknya Tewas

Korban Peluru Nyasar

Supatmi Belum Tahu Anaknya Tewas

- detikNews
Jumat, 19 Sep 2008 08:13 WIB
Supatmi Belum Tahu Anaknya Tewas
Bojonegoro - Salah satu korban peluru nyasar polisi, Supatmi (30) masih tergolek di ruang Mawar 7 B RSUD Sososdoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Hingga kini Supatmi belum mengetahui jika anaknya meninggal dunia.

Wanita asal Desa Sugihwaras Kecamatan Ngraho, Bojonegoro masih tertidur pulas saat detiksurabaya.com menyambangi, Jumat (19/9/2008). Dari pantauan pukul 08.00 WIB, Supatmi masih menenakan pakaian yang darah pasca peluru nyasar dari anggota Polres Bojonegoro Bripda Supriyanto.

Di tangan kirinya masih menancap infus. Perempuan sawo matang itu didampingi oleh dua saudaranya. Supatmi menjalani operasi pengeluaran peluru di bagian pinggul kanan selama kurang lebih 1 jam kemarin, Kamis (18/9/2008).

Salah satu saudara perempuan Supatmi yang enggan disebutkan namanya itu
mengungkapkan bahwa Supatmi masih belum mengetahui anaknya tewas. "Dia belum tahu. Kami masih belum memberitahu. Pokoknya kita selalu menjaga agar dia tidak menanyakan anaknya," kata wanita yang memakai kerudung krpada detiksurabaya.com.

Sayangnya perempuan itu enggan menjelaskan alasan menyembunyikan informasi tentang anak Supatmi. Dia tidak menjawab dan hanya menggelengkan kepala.

Meski begitu, kondisi Supatmi sudah membaik dan bisa sarapan. Meski seringkali masih terlelap tidur. Sementara salah satu perawat bernama Yusuf membenarkan jika kondisi Supatmi telah membaik dan bisa sarapan berupa nasi.

Sebelumnya, Supatmi (30) dan Sri Wahyuni (6) adalah korban terjangan peluru yang menyalak dari senapan milik Bripda Supriyanto yang sedang bertugas mengawal napi di Lapas Bojonegoro. Entah kenapa, senapan dia menyalak. Selain mengenai Supatmi dan Sri Wahyuni juga melukai salah satu napi, Aziz Sulaiman (25).

Supatmi dan anaknya Sri Wahyuni warga Desa Sugihwaras Kecamatan Ngraho, Bojonegoro bermaksud menjenguk Suli yang menjadi tahanan di lapas itu. Sayangnya sebelum berhasil bertemu Suli, kedunya yang menumpang becak tersungkur di depan lapas setelah terdengar suara tembakan. (fat/fat)
Berita Terkait