Korban yang tiap hari berprofesi sebagai makelar jual beli sepeda motor dan buron polisi ini ditemukan terkapar setelah petugas Polsek Winongan mendapatkan laporan adanya sebuah ledakan di sebuah ladang yang berjarak 200 meter dari rumah korban.
"Kita mendapatkan laporan dari warga jika ada suara ledakan, dan kita luncurkan anggota di sana dan kita temukan ada korban tereglatk disana dengan kondisi yang mengenaskan," kata Kapolsek Winongan, AKP Mudjianto kepada detiksurabaya.com di lokasi, Kamis, (18/9/2008).
Menurut Mudjianto, korban yang juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dengan kasus pencurian kendaraan bermotor Polsek Winongan ini diduga sengaja dibunuh oleh sesama komplotannya untuk menghilangkan jejak.
"Kita duga sementara pelakunya merupakan orang yang dikenal oleh korban yang tidak lain adalah sesama pelaku curanmor yang juga masuk dalam DPO kita," jelasnya.
Hingga kini petugas mengaku sudah mengantongi identitas pelaku dan sedang dilakukan pengejaran. Sedangkan jenasah korban sudah dibawa ke kamar mayat RSUD R Soedarsono Pasuruan untuk dilakukan otopsi.
Meski mengaku sudah mengantongi nama pelaku, Mudjianto enggan menyebutkan dengan alasan khawatir sang pelaku kabur. "Jangan dulu mas nanti kabur lagi dia, selain itu kan namanya dia kan sudah kita kantongi," pungkasnya.
(ze/gik)











































