PM nelayan yang dinahkodai Rifa'i (45) warga Kalisangka, Pulau Kangean itu rencananya akan menuju Pelabuhan Batuguluk Kangean. Perahu bermuatan genteng dan bahan bangunan yang berangkat dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep, pukul 04.00 WIB dan berpenumpang 5 orang termasuk nahkoda.
Sebelum sampai di Pelabuhan Batuguluk, Kangean, perahu motor tersebut menabrak Kapal SKA 18 pada lambung bagian kiri di area surveiy seismik (Selatan Pulau Mamburit arah barat daya). Akibatnya, perahu tenggelam bersama 2 penumpangnya, yakni Karim (30) dan Sapra'i (40), keduanya warga Kapong, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan ikut tenggelam.
Sedangkan 3 penumpang lainnya yang berhasil diselamatkan oleh petugas Kapal SKA 18, masing-masing Rusli (37) warga Desa Kapong, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Juhari (21), Kalianget, Sumenep, dan Rifa'i (45) warga Kalisangka, Kangean, Sumenep.
Kapolsek Arjasa, Kabupaten Sumenep Aiptu Didik Suhendriawan menjelakan, kecelakaan laut diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.45 WIB, namun informasi yang diterima sudah sore hari. Anggota polsek bersama muspika lainnya dan petugas medis dari Puskesmas Arjasa baru berhasil mengevakuasi korban selamat pada pukul 22.05 WIB.
"3 Orang korban selamat itu, masih mendapat perawatan intensif di puskesmas," kata Didik kepada detiksurabaya.com.
Sementara, untuk 3 korban hilang akan terus dilakukan pencarian kembali, Rabu pagi. Sebab, malam ini sudah tidak memungkinkan, serta kondisi arus di Laut Jawa cukup membahayakan. (bdh/bdh)











































