Awas, Menjelang Lebaran, Daging Celeng Marak di Ngawi

Awas, Menjelang Lebaran, Daging Celeng Marak di Ngawi

- detikNews
Selasa, 16 Sep 2008 14:26 WIB
Awas, Menjelang Lebaran, Daging Celeng Marak di Ngawi
Ngawi - Maraknya daging glonggongan dibeberapa daerah di Jatim menjelang lebaran, membuat Dinas Peternakan Kabupaten Ngawi mulai waspada. Karena diindikasikan selain daging gelonggong, daging celeng juga telah beredar di pasaran.

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Kehewanan dr Tri Wahyu Listiani kepada detiksurabaya.com menjelaskan pihaknya sedang memantau 2 jagal. Karena 2 jagal itu diduga menjadi sindikat daging celeng atau babi hutan.

"Kita pernah ada laporaan dari Dinas Peternakan Kabupaten Madiun kalau di salah satu jagal di Ngawi menjual daging celeng, dan memang ada dua jagal yang menjadi target kita," kata Tri Wahyu Listiani kepada wartawan, Selasa (16/9/2008).

Menurut Tri, di Kabupaten Ngawi terdapat 25 penjual daging sapi dan 11 diantaranya jagal. Dua jagal yang menjadi target operasi berada di Jalan Letjen Sutono dan di Klitik Geneng. Keduanya dicurigai karena putra jagal yang sering menjual daging celeng.

"Kedua kios ini merupakan penerus jagal orangtuanya, jadi kita juga waspada benar," tambah Tri.

Menanggapi insiden ini, 5 petugas Dinas Kehewanan Kabupaten Ngawi telah melakukan sidak ke pasar-pasar. saat sidak dilakukan, petugas menemukan satu bungkus daging yang telah membusuk. Dan masih dijual dari salah satu pedagang di Pasar Besar Ngawi.

Selain di Pasar Besar, sidak juga dilakukan di Pasar Baru Beran serta Mantingan yang merupakan perbatasan Jatim dan Jateng yang menjadi transaaksi daging.

Dari data Dinas Kehewanan Kabupaten Ngawi, kebutuhan daging di kota ini setiap harinya membutuhkan daging sebanyak 2-3 ton, dan kebanyakan merupakan pesanan dari luar daerah.
(bdh/bdh)
Berita Terkait