Dishub Nyatakan 12 Titik Rawan di Malang

Dishub Nyatakan 12 Titik Rawan di Malang

- detikNews
Selasa, 16 Sep 2008 08:37 WIB
Dishub Nyatakan 12 Titik Rawan di Malang
Malang - Menjelang Lebaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyatakan 12 titik rawan. 12 titik yang dianggap rawan itu akan dijaga oleh petugas gabungan.

Sementara Dishub tidak memiliki jalur alternatif pengganti untuk mengurai kemacetan. Untuk mengatasinya, 12 tim gabungan diterjunkan dengan 6 personel di masing-masing titik. Selain dijaga oleh petugas, 3 posko pantau didirikan di tiga terminal Kota Malang.

Menurut Kabid Angkutan Dishub Malang, HM Aminuddin tim tersebut mulai diturunkan pada H-7 hingga H+7. "Setiap regu akan bekerja bergantian," kata Aminuddin. Sesuai dengan SK intern ber nomor 800.05/2891/35-73315/2008, telah diatur pergantian regu berdasarkan shift," katanya kepada detiksurabaya.com, Selasa (16/9/2008).

Sedangkan, kata dia, 12 titik yang dinilai rawan oleh Dinas Perhubungan Malang antara lain Pertigaan Gadang, Pertigaan Kacuk, depan Pasar Dinoyo, Pertigaan Jalan. Raden Intan, Persimpangan Terminal Landungsari, Kelayatan Gang 3, Persimpangan Jalan Janti, Persimpangan Stasiun Kota Baru, Jalan Ranu Grati, Jalan Merdeka dan Persimpangan L.A Sucipto.

"Jadi solusinya ya dijaga petugas agar tidak terjadi kepadatan dan menghindari kecelakaan," imbuhnya.

Data yang dihimpun, di jalur tersebut jumlah kecelakaan per tahun terus meningkat. Untuk laka lantas bermotor sejak 2005 hingga 20007 jumlahnya naik dua kali lipat. 2005 berjumlah 26 kasus, 2006 dengan 154 kasus dan 2007 berjumlah 351.

Selain petugas jaga, Dishub juga menyiagakan 3 pos pantau di 3 terminal Kota Malang. Yakni Terminal Arjosari, Landungsari dan Gadang. Di posko tersebut akan dilengkapi dengan posko kesehatan yang diisi petugas kesehatan dari Dinkes.
(fat/fat)
Berita Terkait