Sebagai tuan rumah, "Tim Macan Putih" berupaya mengambil inisiatif serangan. Hal ini tampak dengan dimainkannya 3 striker sekaligus, serta memperkuat lini tengah dengan 4 gelandang.
Hal tersebut membuahkan hasil, setelah pada menit ke 4, Budi Sudarsono mampu mecetak gol pembuka melalui tandukannya, dengan memanfaatkan umpan lambung dari Saktiawan Sinaga.
Unggul di menit-menit awal membuat permainan anak-anak Kediri semakin "kesetanan". Hasilnya, pada menit ke 40 Persik memperbesar keunggulan melalui Cristian Gonzales, setelah dia mampu memanfaatkan dengan baik kesalahan penjaga gawang Persiba, I Made Wirawan yang tak lengket menangkap bola lambung dari Mahyadi Panggabean.
Di sisa waktu babak pertama tak satupun gol yang tercipta, meski kedua tim sama-sama melakukan serangan.
Memasuki babak kedua, Persiba yang berupaya mengejar ketertinggalan memasukkan darah segar, dengan melakukan pergantian. Antara lain dengan dimasukkannya winger kanan M.Sobran menganggatikan Aries Nanto.
Upaya tersebut berbuah manis, setelah sang pemain pengganti mampu mengirimkan umpan lambung ke Brima Pepito Sanusi yang mengubahnya menjadi gol dengan tandukan pada menit ke 70.
Namun demikian, keberhasilan Persiba memperkecil ketertinggalan segera dibalas oleh Cristian Gonzales, yang pada menit ke 81 kembali mencetak gol.
Pemegang 3 kali gelar top skor Liga Indonesia tersebut mencetak golnya yang kedua melalui tendangan bebas, setelah dirinya dijatuhkan pemain lawan 25 meter di depan kotak penalti.
Gol dari Cristian Gonzales merupakan gol terakhir yang tercipta dalam pertandingan tersebut. Skor 3 - 1 bertahan hingga wasit Anang Suryana asal Jakarta Utara meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan. (gik/gik)











































