Kecelakaan yang pertama melibatkan sebuah motor Honda Supra Fit N 6419 TO dengan truk tangki pengangkut tetes tebu milik PT Rajawali bernopol N 7077 NU di Jalan Raya Jabon, Kecamatan Mojoanyar. Akibat tabrakan itu, Wahyudi (32) dan Badriyah (29), tewas seketika.
Keduanya warga Desa Wonojati, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. "Saat itu motor berusaha mendahului truk. Tapi kemudian oleng dan tersenggol lalu terlindas," kata saksi mata, Suparyono (27) kepada detiksurabaya.com di lokasi tabrakan.
Kecelakaan kedua terjadi di jalur By Pass Lengkong Mojokerto-Surabaya, tepatnya di depan pabrik PT Mertex Indonesia. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, melibatkan sebuah motor Suzuki Shogun W 5248 SJ dan mobil Toyota Kijang AG 658 RD.
Dugaan sementara, sopir mobil, Sumardi (47), warga Desa Wajakkidul, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, mengantuk dan menabrak motor dari arah berlawanan. "Tidak saya tak mengantuk, tapi motor itu yang ke tengah," bantah Sumardi.
Akibat tabrakan itu, Ahmad Hariono (23) dan Dewi Ayu (20), warga Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Mojokerto, tewas seketika karena tertabrak mobil. Saat itu keduanya dari arah Mojokerto menuju Surabaya.
Keempat mayat korban 2 kecelakaan berbeda, hingga Sabtu (13/9/2008) pukul 01.20 masih di kamar mayat RSUD dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto. Semua kerabat keempat korban sudah berada di kamar mayat. (gik/gik)










































