Di DPRD Malang, massa HTI meminta agar wakil rakyat menjamin harga elpiji benar-benar tidak akan naik. Menggunakan momentum puasa ramadan ini, HTI menyerahkan surat tuntutan tersebut kepada anggota dewam, Kamis (11/9/2008).
Unjuk rasa di bulan ramadan ini dianggap HTI sebagai bagian dari berbuat baik. Mereka juga menganggap bahwa mengingatkan penguasa juga merupakan hal yang baik dan pantas untuk dilakukan di bulan ramadan.
"Di bulan ini seharusnya penguasa lebih sadar dan mendengarkan suara rakyat mereka," ujar KH Abdullah, Jubir HTI Malang.
Penyerahan tuntutan tersebut di warnai dengan demonstrasi yang dilakukan sekitar 50 anggota HTI Malang. Mereka berdiri berjajar di depan gedung Dewan sambil membawa berbagai spanduk dan poster yang menghujat kebijakan Pemerintah terkait naiknya harga BBM.
"Walaupun SBY menjamin elpiji tidak akan naik lagi, tapi kami khawatir itu akan dilanggar," kata Abdullah.
Kekhawatiran ini tambah Abdullah karena imbas naiknya harga elpiji dan BBM di Malang menyebabkan berbagai harga kebutuhan pokok di Malang meningkat. "Rakyat yang akan semakin sengsara," tambahnya. (bdh/bdh)











































