Untuk mengantisipasi keamanan pintu perlintasan menjelang arus mudik lebaran, PT KA telah melakukan penambahan jumlah penjaga pintu.
"Kita menambah sebanyak 200 orang yang ditempatkan titik-titik rawan," kata Direktur Operasi PT KA Sudarno Ramadhan saat melakukan inpeksi mendadak di Stasiun Kotabaru Malang, Rabu (10/9/2008).
Sudarno juga mengakui, penambahan tenaga penjaga yang disiapkan PT KA tidak sebanding dengan jumlah pintu perlintasan liar yang mencapai ribuan.
Idealnya ujar Sudarno, untuk setiap pintu perlintasan kereta harus dijaga oleh 4 petugas penjaga. "Kalau jumlah pintunya 2 ribu lebih tinggal mengkalikan saja. Tapi kita tidak siap, karena lebaran sudah dekat" ujarnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut tambah sudarno, pihaknya akan melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah setempat untuk membantu menyiapkan penjaga pintu perlintasan.
Sudarno juga menyayangkan banyaknya pintu perlintasan yang dibuat tanpa sepengetahuan pihaknya. Sebab bila mengacu pada Undang-Undang No 23 Tahun 2007 Tentang Perkeretaapian, perjalanan kereta api harus didahulukan
"Bila masyarakat paham itu, pasti tidak membuat pintu perlintasan sendiri. Dan lebih memetingkan keselamatan," tegas Sudarno. (bdh/bdh)











































