Akibatnya, Cak Ran (46) warga Desa Keben, Turi, Lamongan yang hendak mengantar anak ke sekolah tewas seketika di lokasi kejadian. Beruntung, anaknya yang dibonceng hanya mengalami luka ringan.
Dari penuturan saksi mata kejadian sebelum peristiwa ini terjadi, dia dan orang-orang lain di sekitar perlintasan sudah memperingatkan korban kalau
ada kereta api dari arah Babat mau lewat.
"Tapi korban malah terus saja dan ketika tertabrak, anaknya yang dibonceng langsung meloncat," jelas Ali salah satu saksi mata kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (10/9/2008).
Ali menuturkan, akibat tertabrak kereta ini korban mengalami pecah pada bagian kepala karena terpental sekitar 30 meter. Korban pun langsung meninggal. "Korban sebenarnya hendak mengantarkan anaknya sekolah ke SMA Negeri 3," tuturnya.
Usai menabrak sepeda motor, KRD ini mogok karena mengalami kerusakan pada
bagian pipa mesin yang bocor. Bocornya pipa mesin ini akibat terbentur sepeda motor. (bdh/bdh)











































