Humas PT KA Daops IX Jember Hariyanto mengatakan, ada 16 titik rawan di wilayah kerjanya yang memanjang mulai dari Pasuruan hingga Banyuwangi. "Titik rawan itu antara lain berupa rawan banjir, longsor dan kecelakaan lalu lintas," kata Hariyanto di kantornya, Selasa (9/9/2008).
Titik rawan itu antara lain berada antara Bangil-Pasuruan, Probolinggo-Malasan, yang rawan banjir. Malasan-Ranuyoso rawan longsor, sedangkan Klakah-Randuagung dan Bangsalsari-Rambipuji merupakan jalur yang rawan kecelakaan.
"Begitu juga dengan beberapa daerah di Banyuwangi dan Jember yang rawan banjir, longsor dan kecelakaan," imbuhnya.
Untuk Kabupaten Jember tambahnya, daerah yang rawan banjir dan longsor ada di kawasan Sempolan-Garahan- Mrawan atau tepatnya di daerah Gunung Gumitir.
Untuk mengantisipasi keamanan jalur kereta, PT KA Daops IX Jember menambah petugas di titik-titik rawan tersebut. "Ada seorang petugas ekstra dan pemeriksaan jalur biasanya 2-3 kali sehari menjadi 4-5 kali sehari. Kita harus amankan jalur," tukas Hariyanto. (bdh/bdh)










































