Polisi Larang Persik Jamu Arema di Stadion Brawijaya

Polisi Larang Persik Jamu Arema di Stadion Brawijaya

- detikNews
Selasa, 09 Sep 2008 12:31 WIB
Polisi Larang Persik Jamu Arema di Stadion Brawijaya
Kediri - Perasaan trauma tampaknya masih menggelayut pada segenap warga Kota Kediri, akibat terjadinya aksi anarkis Aremania dalam babak 8 besar Liga Indonesia XIII tahun lalu.

Imbasnya, Polresta Kediri sebagai pihak yang bertanggung jawab atas keamanan Kota Tahu, tidak memberikan izin pertandingan lanjutan Indonesia Liga Super antara Persik Kediri melawan Arema Malang, di Stadion Brawijaya, Kamis lusa.

Kepastian tidak adanya izin dari aparat kepolisian, seperti disampaikan oleh Ketua Panpel Persik, Rachno Irianto kepada detiksurabaya.com

"Kami sudah menerima surat pemberitahuan dari Polresta Kediri, yang intinya partai lanjutan ISL antara Persik melawan Arema Malang pada tanggal 11 Oktober mendatang, tidak bisa digelar di Stadion Brawijaya," kata Rachno saat ditemui di kantornya, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, Selasa (9/9/2008).

Rachno menjelaskan, alasan mendasar yang digunakan aparat kepolisian dalam penolakan pemberian izin pertandingan adalah sikap anarkis Aremania yang dinilai sudah tak bisa lagi ditolerir. Akibat sikap anarkis tersebut, Rachno mengaku bukan hanya kerugian material yang dialamai Kota Kediri, melainkan juga inmaterial juga tak ternilai harganya.

"Tak sepeserpun mereka bersedia bertanggung jawab akibat kerugian itu. Ini satu penegasan, tak ada tempat lagi untuk Arema dan suporternya di Kediri," jelas Rachno.

Dengan tidak adanya izin tersebut, Rachno mengaku pihak Persik sebenarnya mengalami beberapa kerugian, antara lain tidak terjualnya tiket masuk stadion dan secara tim dirugikan karena beban mental seperti bermain tandang.

"Tapi kami tidak bisa memprotes penolakan aparat kepolisian tersebut. Ini demi kebaikan warga Kota Kediri seluruhnya," tegas Rachno.

Sementara, Sekretaris Persik Barnardi saat dikonfirmasi secara terpisah mengungkapkan, lokasi pertandingan antara Persik melawan Arema akan dipindahkan ke Stadion Manahan Solo. Pihak manajemen diakuinya telah menghubungi Panpel Persis Solo, terkait pinjam stadion.

"Sebenarnya kami akan memilih Stadion Gelora Delta, tapi kami berfikir ulang secara mental disana akan lebih menguntungakan Arema," jelas Barnardi saat ditemui di Kantor Persik, Jalan Diponegoro No 7 Kota Kediri. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini