Menurut Ketua DPC PKB Jember Miftahul Ulum, instruksi dari Gus Dur hanya diperuntukkan bagi PKB yang KPU di daerahnya bermasalah.
"Sedangkan di Kabupaten Jember ini KPU-nya tidak ada masalah. Mereka sudah bijaksana dan dalam rapat plenonya sudah menentukan bahwa PKB kita yakni yang dipimpin oleh empat orang hasil Mukatmar Semarang. Jadi untuk apa dikepung," kata Miftahul Ulum, kepada wartawan, Senin (8/9/2008).
Meski di Kabupaten Jember ada dua PKB yakni pimpinan Miftahul Ulum (Gus Dur) dan pimpinan Harus Chudlori (Muhaimin Iskandar), KPU Jember telah menentukan bahwa PKB pimpinan Miftahul Ulum sebagai PKB yang sah di Kabupaten Jember.
Ulum menilai KPU telah membuat keputusan yang bijak. Sebab PKB kepemimpinannya disahkan oleh dewan tanfidz yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar dan Lukan Edy dengan dewan syuro Gus Dur dan Muhyidin Arubusman seperti hasil muktamar Semarang.
"Jadi KPU sudah bijaksana, sehingga lebih baik kita bantu KPU dan amankan KPU bersama dengan aparat keamanan. Jangan sampai KPU diserang oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggungjawab. Kita siap menjaga dan membela KPU," tukasnya.
dari pengamatan detiksurabaya.com, mulai pagi hingga siang hari, kantor KPU Jember terlihat sepi dan kegiatan anggota KPU juga berlangsung seperti biasanya. (bdh/bdh)











































