PT Pos Mulai Kebanjiran Paket Lebaran dari TKI

PT Pos Mulai Kebanjiran Paket Lebaran dari TKI

- detikNews
Senin, 08 Sep 2008 11:53 WIB
PT Pos Mulai Kebanjiran Paket Lebaran dari TKI
Kediri - PT Pos Indonesia Cabang Kediri terpaksa menambah armada dan jam kerja menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, paket dari para Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri meningkat drastis.
 
Data yang dihimpun dari Divisi Paket Kantor Pos Besar Kediri, peningkatan pengiriman paket dari TKI mulai mengalami peningkatan sejak hari ke 5 puasa, dan biasanya akan terjadi hingga H-3 lebaran.

Untuk peningkatannya, jumlah paket terbesar yang masuk adalah jenis incoming, atau paket yang memerlukan proses lanjutan dalam pengiriman mencapai 80%. Sedangkan paket out going, atau paket yang langsung bisa dikirim ke penerimanya, tercatat mengalami peningkatan hingga 50%.

"Ini sudah luar biasa dan tidak seperti biasanya," kata Supervisor Logistic Kantor Pos Besar Kediri M Zaini Taufik saat dikonfirmasi detiksurabaya.com di kantornya Jalan Mayjend Sungkono, Kediri, Senin (8/9/2008).

Sayangnya, Zaini enggan menyebutkan berapa jumlah detail paket yang biasanya masuk dan jumlah peningkatannya. "Yang jelas kurang dari 1.000 paket per hari. Kami tidak bisa sebutkan karena bukan wewenang kami," ujar Zaini.

Zaini menambahkan, berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam laporan pengiriman, rata-rata paket dari luar negeri berisi pakaian dan barang elektronik.

Sementara, untuk mengantisipasi membludaknya pengiriman paket dari TKI, Zaini mengaku pihaknya memberlakukan penambahan armada dan jam kerja bagi petugas khusus pengiriman paket. Apabila pada kondisi normal, petugas bekerja hanya 7 jam sehari, dalam kondisi saat ini petugas bisa bekerja antara 9-11 jam per hari.

Kantor Pos Kediri menurut Zaini membawahi beberapa wilayah di Jawa Timur, antara lain Kot dan Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Jombang, Kabupaten Tulungagung, serta Kota dan Kabupaten Blitar.

"Oleh karena itulan kami tambah jam kerja kami. Selain itu, intensitas pengiriman juga kami tingkatkan, dari sebelumnya sekali dalam dua hari, sekarang bisa 2 kali dalam sehari," tegas Zaini. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait