Dari data kantor kepala desa setempat menyebutkan bahwa ada sekitar 70-an warga yang melapor terkena cikungunya.
"Dari data yang ada di kantor kami sekitar 70-an dalam 2 pekan ini mengeluhkan terjangkit cikungunya. Namun untuk penanganannya, tadi pagi sudah dilakukan penyemprotan oleh Puskesmas Saradan," jelas Sutrisno (50) salah satu perangkat Desa Klumutan Kecamatan Saradan saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya sore ini, Minggu (7/9/2008).
Sementara dari pengakuan salah satu warga yang mengaku tak bisa menggerakkan kakinya dan menyelami nyeri, Lasimun (40) RT 3 RW 1 bahwa rasa nyerinya dirasakan sejak pagi tadi. Saat itu dirinya sedang mencari kayu rencek di hutan yang tak jauh dari rumahnya dan berjarak sekitar 200 meter.
"Tadi sayakan cari kayu rencek di hutan, kok tiba-tiba kaki saya kaku gak iso digerakkan to mas (Tidak bisa digerakkan). Trus saya berusaha pulang sambil menahan ngilu," jelas Lasimun.
Lasimun menambahkan, sebelum dirinya terjangkit cikungunya, istri dan dua anaknya juga mengalami hal yang sama dalam satu pekan terakhir secara bergantian.
Hal yang sama juga dialami Dwi (10), putri pasangan dari Parman (38) dan Yatmi (40) warga RT 4 RW 1.
"Ini anak saya libur sekolah sudah 3 hari ini mas, tidak bisa jalan ini saja masih sambil saya gendong. Neneknya juga kemarin, pokoknya bergantian 3 hari lalu sembuh," jelas Yatmi saat ditemui di rumahnya. (fat/fat)










































