Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, Eni sejak tiga hari lalu memasak dengan kayu bakar. Sebab elpiji dan minyak tanah dianggap mahal dan tak mampu dibeli.
Namun siang itu tanpa diketahui secara pasti, api langsung menyambar atap dapur dan merembet ke rumah sebelahnya. Beruntung api tak merembet lagi, karena 10 mobil PMK dari Pemkot dan Pemkab Malang segera menjinakkan api dalam 1 jam.
Rumah yang terimbas dari kebakaran di rumah Eni diantaranya yakni, milik Etik (38), Warni (30), H.Sawi (40), Nur Fatih (35) dan Sulistyowati (30). Ditaksir kerugian akibat kebakaran mencapai jutaan rupiah.
"Kami masih selidki penyebab kebakaran," kata Kapolsekta Klojen AKP Harnoko kepada wartawan saat di lokasi.
Sementara untuk memastikan kejadian kebakaran ini Polsekta Klojen meminta keterangan dari saksi termasuk Eni dan orang tuanya. "Dugaan kita api berasal dari kayu bakar di dapur rumah korban," imbuh Harnoko.
"Saya sendiri tahu api sudah menjalar di atas dapur rumah, memang selama ini kita pakai kayu bakar untuk memasak, " ujar ibu dua anak ini saat memberikan keterangan di Mapolsekta Klojen Jalan Kelud, Kota Malang.
Selain melakukan olah TKP polisi juga menyita sisa kayu bakar sebagai bahan penyelidikan. (fat/fat)











































