Aksi mereka pun kepergok pemilik toko dan akhirnya dimassa. Dua bocah kakak beradik itu berinisial SH (15) dan ND (12) warga Desa Trebungan, Kecamatan Mlandungan Situbondo.
Keduanya kepergok ngutil 3 potong T Shirt di sebuah kios penjual busana di kawasan Pasar Mimbaan Baru. SH yang tercatat sebagai siswa SMU swasta di Kapongan tak bisa mengelak. Saat itu tiga T Shirt yang disembunyikan di bagian ketiaknya kepergok pemilik kios.
Mengetahui ulah bengalnya terendus orang, sontak kakak beradik itu semburat melarikan diri. Tak ayal teriakan maling dari pemilik kios menyulut amarah penghuni dan pengunjung pasar.
Sang adik, ND berhasil lolos dari kerumunan massa yang ramai-ramai mengejar kakaknya. Padatnya pengunjung pasar membuat SH tak bisa lagi melarikan diri dan menjadi bulan-bulanan sejumlah pedagang pasar yang menyergapnya.
Beruntung di tengah kerumunan massa, muncul seorang anggota polisi yang sedang melintas. Amuk massa segera reda saat SH diselamatkan dan dilarikan ke Mapolres Situbondo dengan tangan terborgol.
"Saya jangan dihukum Pak. Kalau memang mau ditahan ya sehari saja, Pak," rengek Sonhaji saat tiba di ruang pemeriksaan Sat Reskrim Polres Situbondo.
Kedatangan tersangka ini pun sempat menjadi tontonan puluhan polisi dan belasan wartawan, hingga membuatnya menjerit histeris dan menangis. Hingga kini polisi masih memburu ND, adik tersangka yang diperkirakan masih bersembunyi di kawasan terminal, tak jauh dari Kompleks Pasar Mimbaan Baru. (fat/fat)










































