Gelombang Capai 4 Meter, Penyeberangan Karimunjawa Masih Disetop

Dian Utoro Aji - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 17:40 WIB
Kapal Express menunda penyeberangan menuju Pulau Karimunjawa, Jawa Tengah, Rabu (19/1/2022).
Kapal Express menunda penyeberangan menuju Pulau Karimunjawa, Jawa Tengah, Rabu (19/1/2022). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Jepara -

Penyeberangan dari Jepara ke Pulau Karimunjawa, Jawa Tengah, ditunda selama dua hari ini karena cuaca buruk. Dampaknya wisatawan dan warga tertahan untuk menyeberang.

"Wisatawan yang tertahan kemarin dilihat kurang lebih tidak sampai 100, (kalau) penumpang (kapal) kebanyakan warga sana sendiri. (Tidak banyak) Wisatawan (karena) sudah waspada cuaca buruk tidak berwisata," kata Kepala Pelabuhan Kartini, Jepara Lutfi Fuadi kepada detikcom lewat sambungan telepon, Rabu (19/1/2022).

Lutfi mengatakan dua hari ini penyeberangan dari Jepara ke Pulau Karimunjawa atau sebaliknya ditunda karena cuaca buruk. Menurutnya ada satu kapal yang tertahan di Pulau Karimunjawa dan menunggu cuaca membaik.

"Jadwal hari ini ditunda, jadi Siginjai posisi di Karimunjawa karena jadwal hari Selasa harusnya kembali ke Jepara karena ada cuaca buruk dan gelombang tinggi menunda keberangkatan dari Karimunjawa pada Selasa," terang Lutfi.

"Otomatis masih di Karimunjawa. Express juga ditunda keberangkatannya. Karena hari ini berangkat dari jam 11 dari Jepara tapi ditunda juga. Karena cuaca buruk," sambung dia.

Menurutnya gelombang di perairan Karimunjawa ketinggiannya mencapai 4 meter. Kondisi cuaca saat ini masuk skala kuning.

"Sampai kapan kurang tahu, cuma prediksi hari ini masih lumayan tinggi, kalau skala kuning sedang, jadi masih agak mengkhawatirkan. Ketinggian gelombang 1,5 sampai 2,5 meter. Siang tadi di Karimunjawa ketinggian sampai 4 meter," terang dia.

Terpisah, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Jepara, Subuh, mengatakan telah mengeluarkan imbauan kepada pemilik kapal untuk menunda keberangkatannya. Hal ini karena cuaca sedang buruk.

"Bahwa memberikan imbauan kapal-kapal menunda pemberangkatannya. Terakhir tiga hari ini di Karimunjawa tidak bisa balik karena kondisi cuaca angin maupun gelombang yang makin tinggi. Tinggi gelombang 1,25 meter sampai 2,5 meter. Tetapi ada juga update data teman kapal hampir 3 meter juga," terang Subuh kepada wartawan ditemui di kantornya siang ini.

Menurutnya ada 90 penumpang yang sempat berangkat ke Karimunjawa. Mereka saat ini tertahan karena dampak penundaan penyeberangan ke menuju Jepara.

"Penumpang dari sini membawa 90 orang ke sana Karimunjawa, karena sempat sebelumnya berangkat membawa penumpang 150 penumpang masuk ke Jepara," jelasnya.

(rih/sip)