Catat 19 Kasus Corona, Pemkot Semarang Tes Kemungkinan Omicron

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 19:19 WIB
Jumlah Kasus Omicron di Indonesia ada 47 Kasus, Ini 3 Faktanya
Ilustrasi virus Corona (Foto: BBC Magazine)
Semarang -

Setelah sempat nol kasus COVID-19, Kota Semarang kembali mencatat 19 kasus baru Corona. Tes sampel terus dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya varian Omicron.

"Ada satu yang diinfokan ke kami pagi tadi, belum masuk ke 18. Ada satu dari Spanyol sebetulnya sudah dua minggu karantina di Wisma Atlet," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam di kantornya, Semarang, Senin (10/1/2022).

Hakam menyebut orang tersebut mengeluhkan pilek usai menjalani karantina. Kemudian saat dites ternyata terkonfirmasi positif Corona.

"Pulang ternyata ada keluhan pilek swab lagi masih terkonfirmasi positif. Angkut ke rumah dinas wali kota (tempat isolasi terpusat)," jelas Hakam.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) mengatakan belasan kasus lainnya bermula dari 5 orang yang berkantor di daerah pelabuhan. Kemudian dari hasil tracing jumlahnya menjadi 18 orang.

"Jadi kawan-kawan, seminggu yang lalu kasus bermula dari sebuah perkantoran, ada 5 orang di daerah pelabuhan. Dari 5 orang di-tracing keluarga-keluarganya kemudian muncul angka cukup tinggi 18. Itu 7 (warga) luar kota, dan 11 warga Semarang," kata Hendi di Balai Kota Semarang, hari ini.

"Ini merupakan bagian tracing dari salah satu klaster perkantoran pelabuhan," sambung dia.

Handi menyebut pihaknya mengambil sampel dari kasus baru Corona di Semarang itu. Saat ini sampel tersebut masih dites whole genome sequencing (WGS).

"Tinggal menunggu teman-teman dinas kesehatan, sampel-sampel sudah dikirim ke beberapa lab. Sampai dengan hari ini belum ada hasil yang pasti (Omicron)," ujar Hendi.

Untuk diketahui, dalam informasi di akun Istagram Dinas Kesehatan Kota Semarang @dkksemarang yang diunggah hari Minggu (9/1) kemarin tercatat ada 18 kasus Corona. Kemudian ditambah satu kasus baru dari Spanyol, menjadi total 19 kasus.

Sedangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan hingga kini virus varian Omicron belum terdeteksi di Jawa Tengah. Meski demikian dia meyakini bahwa virus varian baru itu sebenarnya sudah masuk ke wilayahnya.

Dia meminta agar masyarakat semakin waspada dan terus menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

(ams/ahr)