Pembunuh Sadis Gegara Cinta Ditolak di Purworejo Ditangkap!

ADVERTISEMENT

Pembunuh Sadis Gegara Cinta Ditolak di Purworejo Ditangkap!

Rinto Heksantoro - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 12:26 WIB
Pelaku pembunuhan saat dihadirkan dalam pers rilis di Mapolres Purworejo, Senin (10/1/2022).
Pelaku pembunuhan saat dihadirkan dalam pers rilis di Mapolres Purworejo, Senin (10/1/2022). (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)
Purworejo -

Buron lebih dari 70 hari, pelaku pembunuh Wira Akhadiyati (33) dan ibunya Rofingatun (61), gegara cintanya ditolak akhirnya ditangkap. Petugas terpaksa menembak kaki pelaku karena melawan saat akan ditangkap.

Pelaku bernama Andi Yasih (57) sempat buron selama lebih dari dua bulan. Pelaku buron usai ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Wira Akhadiyati, warga Desa Kedungkamal, Kecamatan Grabag, Purworejo.

Ibu korban, Rofingatun juga sempat dilukai oleh pelaku. Rofingatun akhirnya menyusul tewas usai sempat dirawat beberapa hari di RSUD dr Tjitrowardojo.

"Pelaku dapat dilakukan penangkapan saat bekerja di proyek pembangunan di Jakarta Barat. Pada saat dilakukan penangkapan pelaku, melakukan perlawanan dan dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku," ungkap Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Agus Budi Yuwono saat menggelar pers rilis di Mapolres Purworejo, Senin (10/1/2022).

Agus menjelaskan, pelaku menghabisi nyawa korban dengan senjata tajam jenis golok yang kemudian dibuang di areal persawahan. Setelah melakukan tindakan keji tersebut, pelaku lalu kabur ke Jakarta dengan menggunakan kendaraan umum.

"Senjata tajam jenis golok yang digunakan oleh pelaku dibuang di pinggir jalan Desa Ketiwijayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo. Dilakukan pencarian, ditemukan senjata tajam tersebut," jelasnya.

Dari kasus tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah golok, pakaian korban dan sepeda motor milik pelaku. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku mendekam di sel tahanan Mapolres Purworejo dengan ancaman pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP atau pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, pelaku menghabisi nyawa korban Wira Akhadiyati (33) warga Desa Kedungkamal, Kecamatan Grabag, Purworejo, Minggu (31/10/2021). Tak hanya itu, pelaku juga melukai ibu korban Rofingatun (61).

Sebelum peristiwa itu terjadi, salah satu tetangga korban mendengar teriakan orang minta tolong. Setelah menuju sumber suara, ia melihat pelaku keluar dari rumah korban dan berlari ke arah utara.

Setelah masuk, ia mendapati korban sudah tergeletak di lantai bersimbah darah. Warga sekitar kemudian membawa kedua korban ke rumah sakit.

Korban Wira dinyatakan meninggal dunia di RS Palang Biru Kutoarjo. Sedangkan ibunya sempat dirujuk ke RSUD dr Tjitrowardojo, akhirnya juga tak bisa diselamatkan.

Kasi Humas Polres Purworejo Iptu Madrim menyebut pembunuhan itu diduga bermotif asmara. Pelaku diduga sakit hati usai korban menolak cintanya.

"Modus operandi diduga pelaku mencintai korban, tetapi korban menolaknya. Sampai saat ini kasus masih dalam penyelidikan petugas," terang dia.

(aku/rih)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT