Bursa Pilgub DKI, Pakar Unnes: Gibran Kurang Pengalaman-Hendi Kurang Dikenal

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 09 Jan 2022 18:36 WIB
Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
Ilustrasi (Andhika Akbaransyah)
Semarang -

Nama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) beberapa hari ini disebut dalam bursa Pemilihan Gubernur Jawa Tengah bahkan DKI Jakarta. Namun keduanya dinilai sama-sama memiliki kekurangan jika memang harus maju ke Pilgub DKI Jakarta.

Pengamat politik Universitas Negeri Semarang (Unnes), Cahyo Seftyono, mengatakan Gibran memang banyak dikenal karena putra Presiden Jokowi. Namun pengalamannya sebagai kepala daerah dinilai masih kurang.

"Gibran kalau ke (Pilgub) Jakarta berat juga, pengalaman kurang," ujar Cahyo saat dihubungi wartawan lewat telepon, Minggu (9/1/2022).

Sedangkan untuk Hendi, Cahyo menilai pengalaman dan prestasi memang cukup baik. Namun popularitas juga diperlukan, sedangkan saat ini sosok Hendi hanya dikenal di Kota Semarang dan sekitarnya.

"Nah walaupun oke, apakah perubahan yang dilakukan mas Hendi di Kota Semarang bisa dirasakan ke level yang lebih tinggi? Gagasannya masih level kota, saya belum melihat banget yang kolaborasi lintas wilayah," jelas Cahyo.

"Kan dikenalnya masih Semarang dan sekitarnya. Walau prestasi oke tapi kan elektoral ada popularitas juga," imbuhnya.

Ia juga menjelaskan kans paling besar di Pilgub DKI Jakarta memang Mensos Tri Rismaharini yang juga mantan Wali Kota Surabaya. Namun ia menjelaskan Risma juga belum terlalu mentereng. Meski demikian, dia mengingatkan politik terkait Pilgub saat ini masih sangat cair.

"Mas Hendi dan Mas Gibran di Jakarta sebenarnya berat juga, karena kalau level DKI itu biasanya dari menteri. Tapi Bu Risma sendiri nggak terlalu mentereng, sudah diorbitkan begitu tapi nggak terlalu mentereng, jadi agak berat juga, maka masih sangat cair," katanya.

Untuk Pilgub Jateng, Cahyo menjelaskan Gibran dan Hendi memiliki kans. Ia menjelaskan Gibran yang merupakan sosok muda bisa menggaet milenial, sedangkan Hendi juga sudah aktif di media sosial dan bisa juga menarik para pemilih muda.

"Kalau Jawa Tengah, mas Hendi dan mas Gibran ada kans, mas Hendi jejaringnya non partai juga oke, tinggal mas Gibran menurut saya, kalau bisa menarik jaringan milenial pasti juga akan melenggang. Mereka bisa memainkan medsos, seperti mas Hendi saat mencalonkan yang kedua, lebih banyak di medsos, karena milenial sekarang lebih tergoda ide," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya...

Saksikan Video '8 Tokoh Ini Disebut Cocok Jadi Penerus Anies Baswedan':

[Gambas:Video 20detik]