Gibran Mulai Proyek Rel Layang Joglo Solo Akhir Pekan Ini

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Selasa, 04 Jan 2022 14:55 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jateng, Putu Sumarjaya, Selasa (4/1/2022).
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jateng, Putu Sumarjaya, Selasa (4/1/2022). Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo -

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan proyek rel layang Joglo, Banjarsari, dimulai akhir pekan ini. Mulainya proyek akan ditandai dengan groundbreaking pada Sabtu (8/1).

"Nanti tanggal 8 Januari pukul 09.00 WIB groundbreaking," kata Gibran usai rapat koordinasi pembangunan proyek rel layang Joglo di Balai Kota Solo, Selasa (4/1/2022).

Dalam rapat koordinasi, disebutkan proyek tersebut ditargetkan rampung pada 2023, yakni sebelum masa jabatan Gibran habis. Suami Selvi Ananda itu pun membeberkan alasannya.

"Ya biar kerjaannya rampung. Masa rampung menjabat tapi kerjaannya belum rampung, kan ya nggak elok, apalagi Pak Sekda kan juga selesai 2023," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jateng, Putu Sumarjaya, mengatakan lokasi pertama yang akan dibangun ialah di sekitar Palang Joglo. Di beberapa titik lokasi tersebut akan dipasang tiang pancang.

"Namun sebelumnya akan kita geser dulu relnya, sehingga nanti saat mulai dibangun tidak akan mengganggu lalu lintas kereta," kata Putu usai rapat.

Menurutnya, proyek di perlintasan KA Palang Joglo ini dibagi menjadi beberapa paket pengerjaan, antara lain rel layang hingga jalur ganda. Pada tahap pertama, proyek ini menghabiskan dana sekitar Rp 980 miliar.

"Tahap pertama ini pengerjaan dari Solo Balapan sampai Kalioso, tidak semua elevated. Yang elevated sekitar 3 km, mulai dari Gilingan lalu turun sebelum Kadipiro," ujar dia.

Pembangunan ini diperkirakan bakal berdampak pada lalu lintas pengguna jalan di sekitar proyek. Saat ini pihaknya masih menyiapkan pengaturan lalu lintas selama pelaksanaan proyek nanti.

"Ini tidak langsung ditutup, mungkin penutupannya akhir 2022. Untuk awal nanti mungkin ada satu ruas jalan yang ditutup. Nanti pasti akan segera kami sosialisasikan," pungkasnya.

(rih/rih)