Merunut Jejak Kolonel Priyanto Cs di Jembatan 'Maut' TKP Handi-Salsa Dibuang

Aditya Mardiastuti - detikNews
Senin, 03 Jan 2022 17:52 WIB
Selain di Nagreg, rekonstruksi kasus Handi-Salsa juga digelar di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Rekonstruksi berlangsung di jembatan Sungai Tajum.
Jembatan Sungai Tajum Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Handi-Salsa (Foto: Arbi Anugrah)
Yogyakarta -

Fakta baru kasus tewasnya sejoli korban kecelakaan Nagreg, Jawa Barat, Handi Saputra (18) dan Salsabila (14) hingga jasadnya ditemukan di Sungai Serayu belakangan mulai terkuak. Kedua sejoli itu ternyata dibuang di sebuah jembatan Sungai Tajum yang bermuara ke Sungai Serayu.

Hal itu tergambar dari hasil rekonstruksi yang digelar di dua TKP Senin (3/1/2022). TKP rekonstruksi pertama digelar di lokasi tabrakan Nageg, Kabupaten Bandung, kemudian TKP selanjutnya di Jembatan Sungai Tajum, Desa Menganti, Banyumas.

Titik pembuangan sejoli Handi dan Salsa dilakukan di Jembatan Sungai Tajum. Tampak ketiga oknum TNI penabrak Handi dan Salsa yang juga dihadirkan di lokasi rekonstruksi, yakni Kolonel Inf Priyanto, Kopda Andreas Dwi Atmoko, dan Kopda Ahmad Sholeh.

"Kami lihat cukup banyak (reka adegan di Banyumas) tadi ada beberapa, tapi intinya kegiatan dilakukan di jembatan, TKP di jembatan. Saya tidak bisa memberikan jawaban yang lengkap siapa yang membuang, karena nanti dari hasil penyelidikan dan pengembangan akan disampaikan lebih lanjut. Kalau dilihat secara umum memang dibuangnya di sini," kata kata Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra kepada wartawan di lokasi rekonstruksi, Banyumas, Senin (3/1/2022).

Dilihat detikcom dari visual di Google Maps, lokasi jembatan itu dikelilingi sawah. Tampak di bagian ujung jembatan itu ada rumah-rumah warga di pinggir jalan raya tersebut.

Saat rekonstruksi sekitar pukul 14.00 WIB hari ini, area sekitar 100 meter di dekat jembatan ditutup dengan garis polisi. Warga maupun wartawan dilarang mendekat, bahkan jalan jalan provinsi Banyumas-Cilacap pun ditutup selama rekonstruksi siang ini.

Candra mengatakan kegiatan rekonstruksi di TKP Banyumas hanya dilakukan Jembatan Sungai Tajum. Sebab, lokasi ini menjadi tempat pembuangan sejoli Handi dan Salsa.

"Untuk selanjutnya kita belum tahu (rombongan Puspomad), kalau kegiatan yang di sini yang hanya di jembatan ini saja," ucap Candra.

Sebelumnya diberitakan, Handi dan Salsa mulanya diangkut mobil berisi tiga orang usai kecelakaan di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/12/2021) sore. Ketiganya mengangkut tubu sejoli Handi dan Salsa ke dalam mobil bercat hitam.

Kolonel Priyanto dan dua kawannya itu langsung tancap gas ke arah Limbangan dengan alasan akan membawa sejoli itu ke rumah sakit. Namun, jasad kedua sejoli itu justru ditemukan di Sungai Serayu pada Sabtu (11/12/2021).

(ams/sip)