Kecewa Bupati Rembang soal Tari Erotis: Seolah Sumur dan Selokannya di Sini

ADVERTISEMENT

Kecewa Bupati Rembang soal Tari Erotis: Seolah Sumur dan Selokannya di Sini

Arif Syaefudin - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 10:57 WIB
Bupati Rembang Abdul Hafidz, Kamis (30/12/2021).
Bupati Rembang Abdul Hafidz. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Rembang belakangan ramai disorot karena viral pesta yang menyajikan tarian erotis di tengah pandemi. Wakil Bupati Rembang M Hanies Cholil Barro bercerita sempat kena tegur karena kehebohan ini muncul di tengah momen terpilihnya kiai asal Rembang, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sebagai Ketum PBNU.

"Ada sedikit kecelakaan, bikin heboh. Saya sampai ditegur, kok isa (kok bisa). Berbarengan dengan pasca-Muktamar NU, sedikit nyesek. Dua berita heboh, satu positif satu negatif, mesti disajikan berimbang," kata Hanies dalam kegiatan coffe morning wartawan di Rembang, Kamis (30/12/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyayangkan adanya kehebohan terkait pesta tarian erotis tersebut. Menurutnya, dengan terpilihnya seorang kiai di Rembang sebagai Ketua Umum PBNU cukup merepresentasikan Rembang sebagai sumur religi.

Namun di sisi lain, muncul pemberitaan negatif tentang Kabupaten Rembang. Dia pun berkomitmen tak akan segan-segan memberikan sanksi terhadap para pelaku pesta itu.

"Jadi seolah, sumurnya di sini, tapi juga selokannya di sini. Tapi memang dunia harus seperti ini. Tapi ya nggak terima juga kalau selokannya di sini juga," ucap Hafidz mengibaratkan.

"Ternyata itu pelaku-pelakunya banyak orang luar. Berarti Rembang ini bisa dianggap tempat yang jelek. Maka, langsung saya perintahkan Satpol PP untuk tutup hotel. Langsung tutup saja," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, pesta dengan sajian tari erotis tersebut digelar di Hotel Gajah Mada Rembang pada tanggal 23 Desember 2021 malam. Pesta itu menjadi viral setelah video rekamannya tersebar di media sosial.

Simak Video 'Disegel! Ini Hotel di Rembang yang Sajikan Tari Erotis':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/mbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT