Polisi Ciduk Pria Bikin Laporan Palsu Klithih di Bantul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 17:03 WIB
Kapolres Bantul AKBP Ihsan, Rabu (29/12/2021).
Kapolres Bantul AKBP Ihsan saat jumpa pers, Rabu (29/12/2021). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Seorang pria berinisial HEH (23) warga Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, diduga membuat laporan palsu terkait menjadi korban kejahatan jalanan atau klithih. HEH yang sudah ditangkap polisi disebut melukai dirinya sendiri dengan cutter dengan tujuan bisa viral di media sosial.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan menjelaskan kejadian bermula saat HEH membuat laporan ke polisi pada Selasa (28/12). Laporan itu terkait tindak pidana penganiayaan yang terjadi pada hari Senin (27/12) pada pukul 23.30 WIB di Jalan Bibis Kasihan, Pedukuhan Bibis, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul.

Dalam laporan itu, HEH mengaku saat dalam perjalanan dirinya disalip tiga motor yang semuanya berboncengan di Jalan Bibis Kasihan. Setelah mendahului ketiga motor tersebut berbalik arah dan kembali mengikuti HEH dan salah satunya membacoknya hingga mengenai lengan tangan kirinya hingga sobek.

"Atas kejadian tersebut pelapor mengalami luka pada lengan kiri sobek kemudian memeriksakan ke rumah sakit, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kasihan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut," ujar Ihsan kepada wartawan di Polres Bantul, Rabu (29/12/2021).

Mendapati laporan tersebut, polisi menyelidiki TKP. Selain itu, kata Ihsan, salah seorang saksi menyebut ada rekaman CCTV yang menunjukkan bahwa kejadian penganiayaan yang dilaporkan HEH tidak pernah terjadi.

"Menurut keterangan saksi dan rekaman CCTV, pelapor telah melukai dirinya sendiri menggunakan cutter di dalam salah satu mini market di Pedukuhan Bibis, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan (Bantul)," ujarnya.

"Setelah mendapatkan fakta-fakta tersebut, pelapor mengaku kalau laporan itu palsu. Jadi tidak ada kejahatan jalanan yang dialami pelapor," lanjut Ihsan.

Selanjutnya, kata Ihsan, polisi mengamankan pelaku di rumahnya dan berlanjut dibawa ke Polres Bantul. Selain itu, Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit motor, sebilah pisau cutter dan satu potong pakaian berwarna hitam.

Dari keterangan, HEH mengaku bahwa tidak menjadi korban klithih namun sengaja melukai dirinya sendiri. HEH mengatakan nekat berbohong agar viral di media sosial.

"Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, pelaku mengaku telah melukai dirinya sendiri menggunakan cutter dengan maksud agar kasus yang bohong dibacok oleh beberapa orang viral di media sosial," ujarnya.

Atas perbuatannya, HEH disangkakan Pasal 242 KUHP subsider 220 KUHP. Di dalam pasal tersebut menyebutkan bahwa barang siapa dalam hal-hal yang menurut peraturan undang-undang menuntut sesuatu keterangan dengan sumpah, atau jika keterangan itu membawa akibat bagi hukum dengan sengaja memberi keterangan palsu, yang ditanggung dengan sumpah, baik dengan lisan atau tulisan.

"Ancaman hukumannya 7 tahun, terus subsider tentang barang siapa memberitahukan atau mengadukan bahwa telah dilakukan suatu perbuatan pidana, padahal mengetahui bahwa itu tidak dilakukan ancamannya penjara paling lama satu tahun empat bulan," ucapnya.

(sip/rih)