Lagi! Batu Candi Ditemukan di Dekat Kandang Ayam Klaten

Achmad Syauqi - detikNews
Minggu, 26 Des 2021 18:26 WIB
Batu candi yang ditemukan di dekat kandang ayam Klaten
Batu candi yang ditemukan di dekat kandang ayam Klaten (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Temuan batu sisa candi di Desa Puluhan, Kecamatan Jatinom, Klaten, Jawa Tengah bertambah. Selain di dekat kandang ayam, batu bertakik juga ditemukan di pekarangan warga Dusun Candirejo.

"Di tempatnya Mbah Mari itu ada tiga batu prigen. Di belakang dan di depan rumah," ungkap Raji (66) warga setempat pada detikcom, Minggu (26/12/2021).

Raji mengaku tidak tahu apakah batu-batu tersebut bagian dari tumpukan batu candi di Desa Puluhan atau bukan. Menurutnya, batu-batu di Desa Puluhan itu sudah ada sejak lama.

"Dari dulu jumlahnya ya hanya itu. Tidak tahu kalau ada yang terpendam karena dekat sungai," lanjut Raji.

Terpisah, Pamong Budaya Madya BPCB Jateng, Deni Wachju Hidajat menjelaskan batu-batu yang berada di sekitar lokasi itu nantinya akan dikumpulkan. BPCB juga mendorong masyarakat setempat melakukan upaya pelestarian.

"Kami mendorong masyarakat untuk berperan serta dalam pelestarian. Akan kami hibahkan beberapa buku terbitan BPCB," jelas Deni saat dimintai konfirmasi detikcom.

Deni menerangkan pihaknya sedang melakukan kajian terkait temuan batu-batu candi tersebut. Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah akan menerjunkan radar.

"Untuk GPR (ground penetrating radar) kami belum tahu. Cuma itu batu dulu di jurang terus dinaikan oleh warga," sebut Deni.

Deni menyebut batu candi di Desa Puluhan itu asli lokasi. Melihat periodisasi sejarah diperkirakan batu candi itu peninggalan masa Hindu Buddha.

"Batu asli insitu dan kira-kira abad 8-9 masa Hindu Buddha. Tapi belum kita temukan strukturnya," sambung Deni.

Diberitakan sebelumnya, tumpukan batu candi terbengkalai terdapat di Desa Puluhan, Kecamatan Jatinom, Klaten, Jawa Tengah. Bebatuan bekas bangunan candi itu berada di dekat kandang ayam.

"Ditemukan di dekat kandang ayam. Kita sudah cek lokasi ada 19 batu komponen candi," jelas Pamong Budaya Madya BPCB Jateng, Deni Wachju Hidajat, kepada detikcom, Selasa (21/12).

Pantauan detikcom di lokasi, bebatuan tersebut berada di tepi jalan berseberangan dengan kandang ayam. Tepatnya berada di bawah pohon beringin besar dengan jarak dari permukiman sekitar 50 meter.

(ams/ams)