Mbah Minto Akhirnya Tak Ajukan Banding, Terima Vonis 1 Tahun 2 Bulan Bui

Mochamad Saifudin - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 13:44 WIB
Kasmito atau Mbah Minto yang membacok pencuri di kolam tempatnya bekerja di Demak jalani sidang vonis. Mbah Minto (75) divonis 1 tahun 2 bulan.
Kasminto atau Mbah Minto saat menjalani sidang vonis pada Rabu (15/12/). (Foto: Mochamad Saifudin/detikcom)
Demak -

Kasmito atau Mbah Minto (75) yang membacok pencuri di tempat ia bekerja divonis hakim 14 bulan hukuman di Pengadilan Negeri (PN) Demak, Jawa Tengah, pada Rabu (15/12). Penasihat hukum Mbah Minto, Haryanto, menyatakan pihaknya tak mengajukan banding atas putusan tersebut.

"Dari tim kuasa hukum kita bersepakat, dan atas usulan berbagai pihak dan demi kebaikan Mbah Minto dan segera dapat menjalani proses hukumannya. Kita tidak mengajukan banding," ujar Haryanto saat dihubungi detikcom, Rabu (22/12/2021).

"Karena gambarannya adalah, ini itung-itungan ya. Hitungan kita itu kalau banding, itu masih memakan waktu untuk inkrahnya itu 6 bulan dari yang diajukan ini, baru ada putusan banding itu 6 bulan. Jadi sudah kemakan beberapa bulan, 6 bulan ditambah 3 bulan (Mbah Minto menjalani masa tahanan)," sambung Haryanto.

Ia menjelaskan pihaknya akan mengupayakan Mbah Minto bisa mendapat program asimilasi dan remisi pandemi Corona.

"Kalau sudah menjalani 2/3 (masa hukuman) itu akan dapat asimilasi, biasanya tiga sampai empat bulan keringanan. Sama nanti kita mengupayakan untuk dapat remisi. Libur hari raya itu misalkan dapat 3 bulan lagi, terus asimilasi 3 bulan, sudah (dapat keringanan) 6 bulan. Dari 11 bulan (sisa masa tanahan Mbah Minto) itu kan kurang, (jadi sekitar) 6 bulan," paparnya.

Haryanto juga mengungkap warga para tetangga Mbah Minto Desa Pasir Kecamatan Mijen yang tadinya sempat merasa kesal dengan vonis yang diterima Mbah Minto, akhirnya ikut menerimanya. Warga Desa Pasir berharap agar kasus pencurian yang berkaitan dengan kasus Mbah Minto dapat berjalan.

"Pengadilan ataupun jaksa itu melaksanakan menjalankan proses ini. Proses untuk sidang perkara pencuriannya bisa berjalan. Karena kita menunggu itu, biar bahwa benar Saudara Marjani itu ya melakukan pencurian," terangnya.

"Terkait dengan pihak Marjani merangkul banyak pengacara ya monggo, dipersilakan dibuktikan di pengadilan siapa yang benar-benar melakukan pencurian ataupun tidak, biar nanti majelis hakim yang akan memutus. Dan, kami yakin bahwa penyidik dan jaksa akan melihat kasus ini secara detail," pungkasnya.

(sip/ams)