ADVERTISEMENT

Kades Dimintai Klarifikasi Viral Pilih Anak Lolos Seleksi, Apa Hasilnya?

Andika Tarmy - detikNews
Jumat, 17 Des 2021 14:29 WIB
Surat terbuka peserta seleksi perangkat desa dengan nilai tertinggi yang kalah dengan anak kades
Surat terbuka peserta seleksi perangkat desa dengan nilai tertinggi yang kalah dengan anak kades (Foto: tangkapan layar IG @widyayu_sky)
Karanganyar -

Surat terbuka seorang peserta seleksi perangkat Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, peraih nilai tertinggi namun kalah dari anak kades viral di media sosial. Pemkab Karanganyar pun meminta klarifikasi terhadap kades Plumbon terkait polemik ini.

"Hari ini tim penyelesaian permasalahan perdes memanggil kades, panitia desa dan camat. Maksud dan tujuannya adalah klarifikasi sebenarnya apa yang terjadi pada agenda pengisian perdes tersebut," ujar Kepala Inspektorat Kabupaten Karanganyar Suprapto kepada wartawan, Jumat (17/12/2021).

Suprapto menerangkan secara regulasi tidak ada ketentuan peraih nilai tertinggi dijamin menjadi calon terpilih. Dia merujuk pada Perbup 77 tahun 2019 tentang Perangkat Desa, tertulis jika calon yang lolos tes lebih dari satu orang, wewenang rekomendasi diserahkan kepada kepala desa.

"Kalau di perbup secara tertulis memang tidak ada penyebutan itu (ranking satu pasti terpilih). Jadi kan prosesnya dimulai dari pendaftaran kemudian dilanjutkan tes tertulis," terangnya.

"Kemudian sudah ada hasilnya ada 7 orang yang dinyatakan lulus untuk diserahkan kepada kades. Kemudian kades mengajukan usul kepada camat dan camat memberikan rekomendasi kepada kades untuk mengangkat dari yang diusulkan itu," imbuh Suprapto.

Kepada inspektorat, kades Plumbon mengaku memilih menantunya sebagai kepala seksi (kasi) pemerintahan.

"Saudara Joko (peserta terpilih) ini menantu dari kades," terangnya.

Meski begitu, Suprapto belum menjelaskan hasil penyelesaian polemik ini. Dia menyebut hasil klarifikasi nantinya akan dianalisa oleh tim penyelesaian permasalahan perangkat desa.

"Kita kan ditugasi bupati untuk menelusuri permasalahan ini seperti apa. Baru setelah ini dianalisa," terang dia.

Sebelumnya diberitakan, surat terbuka dari Eka Widyayu Wardani berisi keluhannya yang mendapat nilai tertinggi dalam seleksi Perdes, namun kalah dengan menantu kades yang nilainya jauh di bawahnya viral di media sosial.

Surat terbuka ini dibagikan Eka di akun Instagram @widyayu_sky. Dalam postingannya, Eka mengunggah foto hasil seleksi tertulis perangkat desa yang menunjukkan dirinya mendapatkan mendapatkan nilai tertinggi. Saat dimintai konfirmasi, Eka pun mempersilakan postingan itu dikutip.

"Saya melakukan pendaftaran, melengkapi berkas, mengikuti ujian dan mendapatkan nilai akhir tertinggi di tes. Tapi kenapa yang terpilih itu malah peserta yg nilainya jauh di bawah saya dan perserta yg terpilih itu ANAK KEPALA DESA sendiri?" terang Eka.

(ams/rih)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT