Viral Pria Onani di Jalanan Magelang, Polisi: Kalau Ada Laporan, Kita Cek

Eko Susanto - detikNews
Rabu, 15 Des 2021 15:52 WIB
Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun
Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Informasi seorang laki-laki memamerkan alat kelaminnya dan onani di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah viral. Polisi mengaku belum ada laporan tentang peristiwa tersebut.

Video laki-laki tersebut pamer kemaluan itu, salah satunya diunggah di akun Instagram @kotamagelang.id. Dalam postingan itu disebutkan peristiwa itu terjadi di daerah Sekaran, depan salah satu SD.

"Kronologi Cerita Netizen : Malem min, maaf ganggu waktunya. Mau laporan aja, barusan temenku keluar di daerah Sekaran, depan SD Banyurojo 2. Tiba² didepannya ada bapak² jalan pake peci, kemeja batik, celana alusan, kacamata. Sengaja banget bapak² ini buka celana & liatin alat kelaminnya. Itu nya dimainin juga Trs dia lari ke kampung daerah situ. Gadisnya Shock Banget," tulis postingan tersebut yang diunggah tiga hari lalu.

Dilihat detikcom Rabu (15/12/2021), pukul 15.00 WIB, postingan itu telah disukai 1.643 netizen dan menuai 89 komentar.

Kemudian ada pula potongan video yang memperlihatkan seorang pria berkemeja batik warna gelap dan berpeci yang berhenti di depan salah satu rumah. Tampak ada dua perempuan berhijab yang lewat di jalan sepi tersebut. Pria itu kemudian tampak berbalik arah ketika sejumlah kendaraan melintas di jalan tersebut.

"WARGA MAGELANG HARUS WASPADA DENGAN KEJAHATAN YANG BEGINIAN 😱
--
Seorang lelaki berpakaian rapi lengkap dengan peci, sepatu dan berpakaian batik rapi dengan modus meminta sumbangan pada warga didaerah Banyurojo Magelang.

Diduga tak kuat tahan nafsyu, pria ini Onani dan perlihatkan alat vitalnya pada 2 gadis yang sedang lewat dijalan itu," tulis postingan @kotamagelang.id, kemarin.

Terkait informasi ini, Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengaku belum mendapatkan laporan. Namun, pihaknya bakal mengecek informasi yang meresahkan masyarakat ini.

"Sampai dengan saat ini, kita belum dapatkan laporan. Kalau ada laporan kita pasti akan lakukan pengecekan dan akan kita tindaklanjuti dengan segera," kata Sajarod kepada wartawan di Polres Magelang, hari ini.

(ams/sip)