Transgender Boleh Ganti Foto-Nama e-KTP DKI, Bagaimana di Solo?

Ari Purnomo - detikNews
Selasa, 14 Des 2021 14:03 WIB
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di UNS Solo, Selasa (14/12/2021).
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di UNS Solo, Selasa (14/12/2021). (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Pemprov DKI Jakarta mendorong warganya yang transgender untuk memperbaiki e-KTP, kecuali pada kolom jenis kelamin. Bagaimana di dengan Solo?

"Ntar saja, nanti coba kota koordinasikan dengan pihak terkait. Perubahan foto, ya coba nanti ya," ujar Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, saat ditemui wartawan di UNS Solo, Selasa (14/12/2021).

"Coba nanti saya cek. Saya malah belum berkomunikasi dengan komunitas (terkait warga transgender) itu," lanjutnya.

Gibran berencana untuk melihat kebijakan yang ada di Jakarta. Dalam kesempatan ini Gibran berujar sedang mengurus masalah sekolah rusak terlebih dahulu.

"Nanti tak lihat yang di Jakarta seperti apa, sekarang ngurus sekolah yang rusak dulu," ujar Gibran.

Diberitakan sebelumnya, Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan mendorong transgender memperbaiki e-KTP di kelurahan. Namun disebutkan perbaikan e-KTP tak bisa mengubah kolom jenis kelamin.

"Kita tidak mengubah jenis kelamin di KTP. Mungkin ada perubahan-perubahan yang memang dia kehendaki," kata Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan Abdul Haris, seperti dikutip dari Antara, kemarin.

Abdul mengatakan setidaknya 65 kelurahan di Jaksel membuka layanan perbaikan e-KTP bagi transgender. Kelompok atau komunitas juga diperkenankan mengundang petugas untuk perbaikan e-KTP transgender.

Abdul mengatakan layanan e-KTP untuk transgender hanya mengubah gambar wajah, sedangkan identitas nama tetap seperti semula. Namun jika ingin mengubah nama di dalam KTP, pemohon diharuskan mendapat keputusan pengadilan.

Sementara itu, Sudin Dukcapil akan memeriksa identitas di sistem kependudukan terhadap warga yang belum mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK). Jika data pemohon belum tersimpan di sistem kependudukan, akan diterbitkan NIK dan merekam data diri yang bersangkutan.

(sip/ams)