Pamit COD HP, Pemuda Wonosobo Dilaporkan Hilang di Sungai Serayu

Uje Hartono - detikNews
Senin, 13 Des 2021 16:33 WIB
Proses pencarian pemuda hilang diduga hanyut di Sungai Serayu, Banjarnegara, Senin (13/12/2021).
Proses pencarian pemuda hilang diduga hanyut di Sungai Serayu, Banjarnegara, Senin (13/12/2021). Foto: Uje Hartono/detikcom
Banjarnegara -

Seorang pemuda warga Wonosobo, Indra Wahyu (26), dilaporkan hilang hanyut di Sungai Serayu, Banjarnegara, Jawa Tengah. Hingga saat ini proses pencarian masih dilakukan.

Keluarga korban, Evendi, mengatakan korban meninggalkan rumah, Desa Karangluhur, Kecamatan Kertek, Wonosobo, pada Sabtu (11/12) lalu. Biasanya korban meninggalkan rumah untuk keperluan jual beli handphone.

"Kalau pergi dari rumah hari Sabtu kemarin. Katanya mau COD (cash on delivery) HP, karena kerjanya memang jual beli HP," ujar Evendi saat ditemui di tepi Sungai Serayu di Desa Pucang, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Senin (13/12/2021).

Sepeda motor korban ditemukan di tepi Sungai Serayu di Desa Singomerto, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara. Berdasarkan keterangan saksi, ada warga hanyut pada Sabtu (11/12) petang tepat di bawah jembatan Singomerto.

"Ada yang lihat katanya ada orang hanyut di Sungai Serayu pas hari Sabtu (11/12) kemarin, dan sepeda motor korban memang diparkir di warung dekat lokasi kejadian. Setelah itu sampai sekarang sudah tidak bisa dihubungi," jelasnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Aris Sudaryanto membenarkan ada seorang warga dilaporkan hanyut di Sungai Serayu, Sabtu (11/12) lalu. Korban disebut tengah mancing dan menyeberang sungai dengan menggunakan ban. Namun saat sampai tengah sungai ban terbalik dan korban terseret arus sungai.

"Ada orang sedang mancing, dan dia menyeberang sungai dengan menggunakan ban. Tetapi dimungkinkan terbalik dan hanyut. Bahkan korban sempat meminta tolong, namun karena derasnya air, korban tenggelam dan terbawa arus sungai," terang Aris.

Pencarian korban masih terus dilakukan hingga saat ini. Pihaknya bersama tim SAR gabungan dan para relawan menyisir Sungai Serayu dengan menggunakan perahu.

"Ada lima tim, dua tim menggunakan perahu LCR untuk sungai yang flat, sedangkan tiga perahu rafting untuk mencari yang banyak jeramnya. Tetapi hingga saat ini belum ketemu," jelasnya.

(rih/rih)