Nani Sianida Divonis 16 Tahun Bui, Ini Pertimbangan Memberatkan-Meringankan

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 13 Des 2021 13:13 WIB
Nani Aprilliani Nurjaman terdakwa takjil sianida divonis 16 tahun bui
Nani Aprilliani Nurjaman terdakwa takjil sianida divonis 16 tahun bui, Senin (13/12/2021). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Terdakwa kasus takjil sianida yang menewaskan seorang bocah di Bantul, Nani Aprilliani Nurjaman (25) divonis 16 tahun penjara. Hakim Ketua Aminuddin mengungkap salah satu yang memberatkan yakni Nani telah merencanakan aksinya dengan browsing soal sianida di internet.

"Keadaan yang memberatkan, perbuatan terdakwa mengakibatkan matinya seorang anak. Terdakwa telah merencanakan perbuatannya dengan lebih dulu browsing racun yang mematikan dan membeli tiga kali racun sianida secara online," kata Aminuddin saat sidang dengan agenda putusan di Pengadilan Negeri Bantul, Senin (13/12/2021).

Dua hakim anggota dalam sidang ini yakni Sigit Subagyo dan Agus Supriyana. Sedangkan dari dari tim jaksa penuntut umum (JPU) terdiri dari Sulisyadi, Meladissa Arwasari, Nur Hadi Yutama dan Ahmad Ali Fikri Pandela.

Selanjutnya untuk ketiga penasihat hukum terdakwa yakni R Anwar Ary Widodo, Fajar Mulia dan Wanda Satria Atmaja. Adapun sidang tersebut berlangsung di ruang sidang Cakra I, Pengadilan Negeri Bantul, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul.

Aminuddin meneruskan soal hal yang meringankan vonis Nani yakni karena sikapnya yang sopan selama persidangan. Selain itu, lanjut Aminuddin, Nani sebelumnya tidak terjerat kasus hukum lainnya.

"Keadaan yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, terdakwa menyesali perbuatannya, terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa masih berusia relatif muda dan diharapkan dapat memperbaiki kelakuannya di kemudian hari," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya Nani Aprilliani Nurjaman divonis 16 tahun penjara. Nani terbukti melakukan pembunuhan berencana.

"Mengadili, satu menyatakan terdakwa Nani Aprilliani Nurjaman alias Tika binti Maman Sarman terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. Sebagaimana di dalam dakwaan ke satu primair Jaksa Penuntut Umum," ujar Hakim Ketua Aminuddin saat persidangan di PN Bantul, Senin (13/12/2021).

"Dua, menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 16 tahun," lanjut Aminuddin.

(sip/mbr)