Detik-detik Bentrokan Suporter Bola Pecah di Klaten

ac - detikNews
Sabtu, 11 Des 2021 22:17 WIB
tangkapan layar bentrokan suporter bola di Klaten
tangkapan layar bentrokan suporter bola di Klaten (Foto: dok. IG seputarwedi)
Klaten -

Polisi telah mengamankan enam orang yang terlibat bentrokan antara dua suporter bola terjadi di Danguran, Klaten, Jawa Tengah. Awal mula bentrok itu ternyata berawal dari bubarnya acara ulang tahun.

Kasi Humas Polres Klaten Iptu Abdillah mengatakan keributan itu berawal saat rombongan suporter salah satu klub sepak bola merayakan ulang tahun di salah satu warung. Acara itu selesai pukul 17.00 WIB.

"Saat selesai pukul 17.30 WIB, datang sekitar 40 orang diduga suporter lain. Terjadilah keributan tapi berhasil dikendalikan sebab polsek dan dalmas langsung datang," kata Kasi Humas Polres Klaten Iptu Abdillah saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (11/12/2021).

Abdillah mengatakan enam orang yang terlibat bentrokan telah diamankan. Saat ini mereka masih dimintai keterangan.

"Sementara ada 6 orang yang di amankan untuk di mintai keterangan," tutur dia.

Dia menyebut situasi berhasil dikendalikan sebelum memanas. Akibat bentrokan suporter bola ini, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka.

"Korban sementara ada dua. Satu di Polsek Kota, yang bisa diamankan ini masih dimintai keterangan," sambung Abdillah.

Sebelumnya diberitakan, bentrokan antara dua suporter bola pecah di Jalan Bendo Gantungan-Bayat di ruas Desa Denguran, Kecamatan Klaten Selatan, viral. Peristiwa itu pun jadi sorotan di media sosial.

Di Instagram @infoseputarwedi, aksi tersebut diunggah sekitar pukul 18.45 WIB. Pada rekaman sekitar 15 detik itu terlihat beberapa pria cekcok di jalan. Terlihat beberapa sepeda motor di parkir di jalan.

"Yen wani majua, Yen wani majua (kalau berani majulah)," kata suara pria yang terdengar dalam video tersebut.


Salah seorang warga sekitar, Leni, mengatakan peristiwa itu terjadi pukul 17.30 WIB. Lalu lintas di sekitar lokasi sempat dialihkan dan polisi sudah berjaga di lokasi.

"Tidak ada suara tembakan. Yang ribut juga tidak terlihat karena jauh, tidak ada yang rusak kayaknya karena di jalan raya," terang Leni.

(ams/ams)