Jaksa Tolak Pleidoi Mbah Minto, Kekeh Tuntut 2 Tahun Bui

Mochamad Saifudin - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 18:50 WIB
Suasana sidang Mbah Minto yang bela diri lawan pencuri di PN Demak, Rabu (8/12/2021).
Suasana sidang Mbah Minto yang bela diri lawan pencuri di PN Demak (Foto: Mochamad Saifudin/detikcom)
Demak -

Jaksa penuntut umum (JPU) menolak pleidoi Kasmito atau Mbah Minto (75) tentang unsur membela diri. JPU berpendapat Mbah Minto layak dituntut 2 tahun bui.

"Kami mohon kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Demak yang mengadili perkara ini untuk menolak untuk seluruhnya pembelaan penasihat hukum terdakwa dan terdakwa Kasminto bin jasmani. Menyatakan terdakwa Kasmino bin Jasmani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap orang lain menimbulkan luka berat sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 351 ayat (2) KUHP," kata JPU Handi Christian saat membacakan replik dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Demak, Rabu (8/12/2021).

"Menjatuhkan hukuman sebagaimana tertuang dalam surat tuntutan kami yang telah dibacakan pada hari Senin tanggal 29 November 2021," sambung Handi.

Dalam uraiannya, jaksa menyebut unsur pembelaan diri yang disampaikan Mbah Minto dalam nota pembelaannya tidak terbukti. Jaksa beralasan Mbah Minto telah membacok korban yang merupakan tindakan main hakim sendiri.

"Padahal tidak ada keadaan yang membahayakan bagi terdakwa dari diri saksi korban. Dalam fakta persidangan tidak terdapat serangan atau ancaman serangan dari saksi korban terhadap terdakwa, bahkan sasksi korban sempat meminta maaf setelah kejadian pembacokan pertama dilakukan. Namun tidak dihiraukan oleh terdakwa," urai jaksa.

"Oleh karena itu tindakan melumpuhkan pencuri yang dilakukan terdakwa semestinya tidak harus dengan membacok korban dengan celurit, sehingga berakibt luka berat yang dapat mendatangkan bahaya maut. Perbuatan terdakwa juga dipandang tidak berimbang natara akibat luka berat korban dengan nilai ikan yang akan dicuri korban. Sehingga jelas apa yang disampaikan oleh penasihat hukum terdakwa dan terdakwa sendiri dalam dalil-dalilnya sama sekali sangat tidak beralasan," sambungnya.

Menanggapi itu, penasihat hukum Mbah Minto, Haryanto menyatakan tetap pada nota pembelaan. Sidang berikutnya dijadwalkan pada Rabu (15/12) dengan agenda putusan.

"Gitu ya Mbah Kasmito ya, (jaksa) penuntut umum sudah membacakan tanggapannya, kemudian penasihat hukum dari Mbah Kasmito juga telah menanggapi tetap pada pembelaannya. Oleh karena itu persidangan ini ya pemerintah, sudah selesai. Tinggal majelis hakim yang akan menjalankan putusan," terang Ketua Majelis Hakim PN Demak, M Deny Firdaus.

"Oleh karena itu majelis hakim minta waktu dan akan bermusyawarah terlebih dahulu. Oleh karena itu persidangan ini kita tunda Rabu, 15 Desember 2021 dengan acara putusan. Gitu ya Mbah Kasmito ya?" sambung Deny kepada Mbah Minto.

"Siap," jawab Mbah Minto yang menjalani sidang secara virtual.

(ams/sip)