Ribuan Konten Video dan Foto Siskaeee Diamankan Polisi

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 17:54 WIB
Polda DIY gelar barang bukti dan tersangka kasus pornografi aksi pamer payudara dan kemaluan di kawasan Bandara YIA. Pemeran video viral, Siskaeee turut dihadirkan.
Berbaju Tahanan, Siskaeee Dipamerkan Polda DIY. (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Polisi menangkap Siskaeee yang geger usai videonya di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo viral. Saat pemeriksaan Polisi menemukan ribuan foto dan video konten porno Siskaeee.

"Kami berhasil mengamankan 2 ribu file video dan 3.700 file gambar yang sudah kita takeout semua dari seluruh media-media online yang ada, ini dengan catatan agar tidak ada lagi yang mengupload video dia," kata Dirreskrimsus Polda DIY AKBP Roberto Gomgom Manorang Pasaribu di Mapolda DIY, Rabu (7/12/2021).

Roberto mengungkapkan Siskaeee membuat konten porno itu di beberapa situs yang servernya di luar negeri. Motifnya yakni ekonomi.

"Setelah kamu gali, pelaku sendiri memang di dalam kurun waktu 2017 sampai dengan 2021 melakukan suatu motif ekonomi memanfaatkan perbuatan ini dengan mengupload ke dalam situs-situs berbayar yang semua server dan basisnya ada di luar negeri tidak di Indonesia," katanya.

"Salah satu yang bisa kami sebut di situs OnlyFans.com dari sini pelaku mendapatkan sejumlah uang dari video tersebut," lanjutnya.

"Jadi pendapatan bisa diperkirakan di atas sampai dengan Rp 20 juta dan ini hasil penelusuran kami bahwa pelaku sudah mendapatkan pendapatan kotor hampir mencapai Rp 2 miliar. Selama proses 2020-2021," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Siskaeee ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi karena aksinya memamerkan payudara dan kemaluan di Bandara YIA Kulon Progo. Polisi juga mengungkapkan bahwa Siskaeee beraksi sendirian saat membuat video pamer aurat atau ekshibisionis.

Video aksi tak senonoh Siskaeee itu awalnya geger setelah viral di media sosial Twitter. Video tersebut berdurasi 1 menit 23 detik dan diunggah salah satu akun Twitter pada akhir November 2021.

(sip/sip)