Wanita Kulon Progo Ini Lapor Ditipu Pria di Aplikasi Kencan Rp 115 Juta

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Senin, 06 Des 2021 16:48 WIB
Korban SL saat melapor ke Polsek Pengasih, Kulon Progo, Senin (6/12/2021).
Korban SL saat melapor ke Polsek Pengasih, Kulon Progo, Senin (6/12/2021). Foto: dok. Polres Kulon Progo
Kulon Progo -

SL (46), perempuan warga Kapanewon Pengasih, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melapor menjadi korban penipuan oleh seorang pria yang dikenalnya lewat aplikasi kencan. Korban mengaku mengalami kerugiannya mencapai Rp 115 juta.

"Iya benar hari ini ada laporan penipuan. Korban ditipu seorang pria dari aplikasi kencan, diminta mentransfer uang beberapa kali katanya mau dibuatkan deposito atas nama korban, yang ditotal nominalnya mencapai Rp 115 juta, tapi ternyata itu penipuan," ungkap Kasi Humas Polres Kulon Progo Iptu I Nengah Jeffry kepada wartawan, Senin (6/12/2021).

Jeffry mengatakan kasus ini bermula ketika SL berkenalan dengan seorang pria dari aplikasi kencan Tantan pada Agustus 2021 lalu. Pria yang mengaku bernama Aldo Saputra itu intens berkomunikasi dengan korban. Kemudian pada satu waktu menawarkan korban membuatkan deposito atas nama korban.

Terbujuk rayuan tersebut, korban pun mengiyakan tawaran itu dan mentransfer sejumlah uang. Adapun korban mulai mentransfer uang pada 25 November hingga 2 Desember 2021.

"Pelaku ini terus meminta transferan dari korban dan korban mengiyakan. Namun karena tidak jelas uang itu dikemanakan, akhirnya korban yang merasa teripu selanjutnya melaporkan hal ini kepada Polsek Pengasih," jelas Jeffry.

Jeffry mengatakan polisi telah diterjunkan untuk melakukan penyelidikan atas kasus ini dan mengamankan dua barang bukti yaitu fotokopi kartu keluarga (KK) atas nama terduga pelaku dan bukti transfer dari korban kepada pelaku.

"Sementara masih dalam penyelidikan kami, perkembangan lebih lanjut akan kami kabari," ujarnya.

Atas kejadian Jeffry mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya pada seseorang yang baru dikenal terlebih dari media sosial. Pastikan dulu siapa orang tersebut jika ingin mentransfer uang, karena riskan terjadi penipuan.

"Kasus ini sebenarnya sudah sering terjadi, jadi kami imbau agar masyarakat mesti hati-hati. Jangan mudah percaya sama orang yang dikenal lewat sosmed," imbuhnya.

Lihat juga video 'Berkenalan Via Sosmed, Gadis Penjual Donat Kena Tipu dan Ditelantarkan':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/sip)