Waspada Lur! Nama Kapolres Klaten Dicatut Penipuan Minta Uang

Achmad Syauqi - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 20:26 WIB
Tangkapan layar Polres Klaten soal penipuan
Tangkapan layar Polres Klaten soal penipuan (Foto: tangkapan layar IG Polres Klaten)
Klaten -

Nama Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo dan Kasat Reskrim AKP Guruh Bagus Eddy Suryana dicatut untuk penipuan. Polres Klaten pun meminta masyarakat waspada.

Lewat akun Instagram @polres_klaten, polisi meminta masyarakat berhati-hati terhadap penipuan tersebut. Postingan dalam bentuk leaflet itu diunggah Kamis (2/12).

Sekitar tujuh jam setelah diunggah, postingan itu mendapat 156 tanggapan. Dalam postingan dituliskan kalimat imbauan,"Hati-hati penipuan mengatasnamakan pejabat Polres Klaten".

Pada postingan tersebut dituliskan beberapa penjelasan. "HATI-HATI PENIPUAN. WASPADA PENIPUAN YANG MENGATASNAMAKAN KAPOLRES KLATEN AKBP EKO PRASETYO DAN KASAT RESKRIM AKP GURUH BAGUS EDDY SURYANA DENGAN MODUS OPERANDI MEMINTA UANG KEPADA MASYARAKAT YANG MEMPUNYAI BISNIS ATAU USAHA TERTENTU DENGAN ALASAN AKAN DIBERIKAN KEPADA IBU KAPOLRES NOMOR YANG DI GUNAKAN PENIPU KAPOLRES KLATEN:(+62 812-5346-xxxc) KASAT RESKRIM:(62 822-4187-xxxx),".

Kasi Humas Polres Klaten Iptu Abdillah membenarkan unggahan itu resmi disebarkan Polres Klaten. Sebab ada warga yang mendapat pesan singkat WhatsApp yang mengatasnamakan Kapolres Klaten.

"Jadi ada warga yang mengkroscek ke polres setelah menerima pesan singkat dari seseorang. Seseorang tersebut mengatasnamakan Kapolres dan Kasat," ungkap Abdillah saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (2/12/2021).

Nomor yang mengaku pejabat Polres Klaten itu, terang Abdillah, merupakan nomor pelaku penipuan. Modusnya meminta uang.

"Nomor tersebut bukan nomor pejabat Polres Klaten tapi pelaku penipuan dengan modus meminta uang. Kami imbau masyarakat waspada," ujar Abdillah.

Polres Klaten pun mengimbau masyarakat untuk waspada dan hati-hati. Pihaknya pun masih menyelidiki pencatutan nama ini.

"Belum ada korban, juga tidak ada warga yang laporan resmi tapi hanya mengecek ke Polres. Tapi tetap kita lidik," pungkas Abdillah.

Simak juga 'Polisi Tangkap Buron Kasus Penipuan Bermodus Gendam di Jateng!':

[Gambas:Video 20detik]




(ams/rih)