Potensi Rob Pantura 2-9 Desember, BMKG: Bisa Ganggu Bongkar Muat di Pelabuhan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 09:47 WIB
Kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, tampak terendam banjir rob, Senin (29/11). Banjir rob ini terjadi hampir setiap hari.
Ilustrasi rob di Pelabuhan. (Foto: Pradita Utama)
Semarang -

Beberapa wilayah di Indonesia berpotensi terjadi peningkatan rob. Hal itu bersamaan dengan fase bulan baru yang mempengaruhi peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum.

Hal itu diungkapkan BMKG dalam informasi potensi banjir ROB tanggal 2 sampai 9 Desember 2021. BMKG menyebut Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia pada tanggal tersebut.

"Potensi banjir pesisir (rob) diprediksi berlangsung dengan waktu yang berbeda di tiap wilayah," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto dalam informasinya, Kamis (2/12/2021).

Beberapa daerah yang berpotensi peningkatan rob ada di Aceh, Sumatera Utara, Batam, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan timur, Maluku, Sulawesi Utara.

Guswanto menjelaskan potensi rob di beberapa wilayah itu diprediksi berlangsung dalam waktu yang berbeda tiap wilayah. Kegiatan di sekitar pesisir dan pelabuhan akan terdampak.

"Kondisi ini secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat," jelasnya.

Ia pun meminta masyarakat waspada dan memantau perkembangan cuaca lewat kanal resmi BMKG atau telepon 021-6546315/18 atau Call center BMKG 196 danhttp://maritim.bmkg.go.idatau twitter dan Instagram @BMKGmaritim.

"Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG," tegasnya.

(alg/mbr)