Round-Up

Saat Buruh Jateng Anggap Ganjar Pencitraan Belaka

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 08:25 WIB
Massa buruh membawa sejumlah poster berisi protes maupun harapan agar Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menaikkan upah layak. Foto diambil Senin (29/11/2021).
Aksi buruh di Jateng (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sudah menandatangani besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022 se-Jateng. Namun buruh kecewa bahkan menyebut Ganjar hanya pencitraan.

Ketua KSPN Jawa Tengah, Nanang Setyono menilai Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Tengah No.561/39 tentang Upah Minimum pada 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 hanya pencitraan saja.

"KSPN kecewa dengan UMK 2022 karena nilainya sangat rendah dan tidak mencerminkan kebutuhan hidup layak. Kedua, KSPN menilai SK Gubernur tentang UMK 2022 khususnya terkait dengan upah buruh di atas 1 tahun hanyalah pencitraan," kata Nanang ditemui di daerah Erlangga Kota Semarang, Rabu (1/12).

Dalam pengumuman UMK, Ganjar juga mengeluarkan Surat Edaran No 561/0016770 tentang Struktur dan Skala Upah (SUSU) di Perusahaan Tahun 2022 untuk pekerja dengan masa kerja di atas satu tahun. Menurutnya SE itu tidak tegas karena hanya meminta perusahaan menyusun SUSU hingga akhir Desember 2021 namun tidak ada ketegasan kapan harus dilaksanakan.

"SE Gubernur tentang SUSU isinya banci karena hanya memerintahkan menyusun dan tidak ada sanksi bagi yang tidak membuat atau tidak melaksanakan," tegasnya.

"Harusnya Gubernur tegas," imbuh Nanang.

Nanang menegaskan KSPN akan mengkaji dan mengambil sikap lewat jalur hukum atas keputusan Gubernur Jateng terkait UMK 2022.

"Sikap KSPN yang kecewa akan diwujudkan dengan aksi dan segera mengkaji untuk mencari kemungkinan SK Gubernur dapat kita uji di PTUN," jelas Nanang.

Sementara itu, Ganjar sudah menandatangani keputusan soal UMK 2022 se-Jateng. Ia menegaskan upah minimum berlaku untuk pekerja dengan masa kerja di bawah 1 tahun.

Ganjar juga menjelaskan ada Struktur dan Skala Upah (SUSU) bagi pekerja yang sudah bekerja lebih dari 1 tahun harus memperhatikan minimal inflasi sebesar 1,28% dan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 0,97%.

Simak juga video 'Ditanya soal Pencapresan, Ganjar: Masih Urus UMP dan Pandemi':

[Gambas:Video 20detik]






Selengkapnya di halaman berikutnya...