Siap-siap, PKL Malioboro Bakal Direlokasi ke 2 Lokasi Ini Tahun Depan

Heri Susanto - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 17:25 WIB
Yogyakarta masih PPKM Level 4, namun wisatawan telah memadati kawasan Malioboro. Begini potretnya.
Kawasan Malioboro yang dipenuhi wisatawan (Foto: PIUS ERLANGGA)
Yogyakarta -

Rencana relokasi para PKL Malioboro, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus berlanjut. Ada dua lokasi yang disiapkan menjadi tempat relokasi para PKL Malioboro. Mana saja?

"(Tempat relokasi) Mana di sana (eks Gedung Dinas Pariwisata DIY), mana di sini (eks Bioskop Indra), masih berproses," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM DIY Srie Nurkyatsiwi, saat dihubungi wartawan, Selasa (30/11/2021).

Siwi, sapaan akrabnya, menjelaskan di kedua lokasi tersebut memiliki kapasitas sekitar 2 ribu orang. Namun, pihaknya masih melakukan pendataan untuk pembagian lokasi PKL Malioboro.

"Proses dalam hal penataan. Kurang lebih antara 2 ribuan. Melihat ruang-ruang yang ada di sana," imbuhnya.

Siwi menyebut relokasi para PKL Malioboro ditargetkan tahun 2022. Pihaknya berusaha agar per 1 Januari 2022, Malioboro sudah bersih dari PKL dan semuanya menempati tempat yang baru.

"Ada shelter baru sementara. Kita targetkan seperti itu (Januari pindah). Tahun 2022, bukan hanya pemerintah, para pelaku mendapatkan ruang memang layak," katanya.

Siwi pun optimistis pengunjung bakal tetap ramai mendatangi kedua sentra PKL itu. Dia pun meminta para PKL agar tidak khawatir lapak dagangannya sepi karena akan dibantu pemda.

"Usaha, kenyamanan bagi pengunjung menjadi bagian yang kita diskusikan, kita kondisikan. Kita belum ke arah rugi atau nggak. Tergantung kita, apa yang kita sajikan, bagaimana mengarahkan kegiatan atau lokasi-lokasi tempat usaha. Pastinya apa yang kita lakukan ini tidak menjerumuskan masyarakat," jelasnya.

Terpisah, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti menjelaskan ada dua tempat untuk tempat relokasi PKL. Pertama eks Bioskop Indra Jalan Malioboro atau yang disebut pusat UMKM yang berada di depan Pasar Beringharjo. Kedua, shelter sementara di bekas Kantor Dinas Pariwisata DIY.

"Relokasi itu langsung semuanya langsung untuk PKL sisi timur dan barat, bukan bertahap, kan jumlahnya sekitar 1.800-an pedagang, masih cukup tempatnya," kata Haryadi Suyuti diwawancarai di Gedung DPRD Kota Yogyakarta, Selasa (30/11).

"Jadi sementara menunggu pusat UMKM eks Bisokop Indra itu siap, nanti sementara direlokasi ke lahan eks Dinas Pariwisata DIY, selatan Hotel Inna Garuda Malioboro," ujar Haryadi.

Untuk penolakan yang muncul dari PKL, Haryadi mengatakan sudah mendengarnya. Dirinya pun optimis semua PKL bersedia untuk pindah ke tempat yang ia klaim lebih layak.

"Nanti kami akan rembuk, masalahnya apa yang menolak. Karena kalau benar mencintai Yogyakarta seharusnya memahami penataan itu, agar kawasan heritage sumbu filosofi Malioboro itu terjaga, kan tujuan penataan untuk itu," katanya.

Ia mengungkapkan, relokasi dilakukan bulan Januari juga berhitung dengan anggaran daerah yang berakhir pada Desember ini. Perhitungan operasional untuk mengefektifkan relokasi menjadi prioritas juga agar pedagang merasa nyaman dengan lokasi yang baru.

"Jadi bukan membuat Malioboro tak ada PKL, tetap ada PKL tapi di satu tempat yang terpusat," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, relokasi PKL di Malioboro ditargetkan mulai pada Januari 2022. Para PKL Malioboro harus pindah di shelter sementara yang berada di sebelah utara Kantor DPRD DIY atau bekas kantor Dinas Pariwisata DIY.

Simak juga Video: Status PPKM Yogya Turun Level, Pengunjung Malioboro Los Dol

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)