ADVERTISEMENT

Alasan Ibu Akhirnya Polisikan Anak yang Jual Perabot-Genting Demi Pacar

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 24 Nov 2021 14:10 WIB
Kondisi rumah yang perabot hingga genting dijual anak untuk foya-foya, Bantul.
Kondisi rumah yang perabot hingga genting dijual anak untuk foya-foya, Bantul. (Foto: (dok. Polsek Pundong)
Bantul -

Polisi mengungkap awal mula pria berinisial DRS (24) dilaporkan oleh ibunya, Paliyem (53) karena menjual semua perabotan rumah di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sang ibu ternyata awalnya sempat berkonsultasi ke polisi terlebih dahulu.

"Jadi kita proses, tapi kalau hari ini atau besok ibunya mau mencabut laporan kasusnya kita hentikan. Karena ini adalah delik aduan, sekali lagi ini delik aduan," kata Kapolres Bantul AKBP Ihsan saat ditemui di Mapolres Bantul, Rabu (24/11/2021).

Paliyem ternyata sebelumnya pernah berkonsultasi dengan Polsek Pundong terkait kelakuan anaknya. Namun, seiring berjalannya waktu kelakuan DRS tidak berubah dan semakin parah.

"Ibunya sempat konsultasi ke kami terkait kelakuan anaknya, dan kami tanggapi kalau ini persoalan keluarga mohon diselesaikan baik-baik," ujarnya.

"Akhirnya dengan penyampaian seperti itu ibunya memaklumi. Tapi kelakuannya tidak berubah sampai ada 12 perabot dengan taksiran Rp 30 juta, bahkan mau jual genting juga," imbuh Ihsan.

Oleh sebab itu, ibu DRS langsung melaporkan tindakan anaknya ke Polsek Pundong. Ditambah lagi dari pengakuan DRS, aksi itu dia lakukan untuk menghidupi pacarnya.

"Karena terus berulang maka ibunya bilang polsek agar anaknya diproses. Si anak (DRS) mengaku butuh uang untuk memenuhi kebutuhan dan tadi itu dia sering memberikan hadiah ke pacarnya," katanya.

Diwawancara sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Pundong, Ipda Heru Pracoyo, mengungkap kejadian berawal saat suami Paliyem meninggal dunia beberapa waktu yang lalu. Di sisi lain, masih ada pinjaman bank yang wajib diselesaikan oleh Paliyem. Sehingga Paliyem memutuskan untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

"Karena itu ibunya berniat mengangsur kredit dengan bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan anaknya ditinggal di rumah sendiri," ucap Heru saat dihubungi wartawan, Selasa (23/11).

(sip/ams)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT