Gibran Hidupkan Lagi Rock In Solo, Konser Musik Cadas Kala Pandemi

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Selasa, 23 Nov 2021 17:53 WIB
Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menjelang berlangsungnya Derby Indonesia antara Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo, Sabtu 20 November 2021.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Setelah enam tahun absen, kini event konser musik cadas Rock in Solo bakal kembali digelar di era Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Namun konser kali ini pelaksanaannya bakal jauh berbeda dengan sebelumnya, karena berlangsung di masa pandemi.

Gibran mengatakan saat ini Kota Solo memasuki PPKM level 2 sehingga penyelenggaraan event bisa lebih longgar. Rock In Solo pun menjadi salah satu event untuk menggenjot perekonomian masyarakat Solo.

"Terima kasih semuanya mendukung inisiasi saya untuk menghidupkan lagi event ini. Di tengah pandemi, kita tidak boleh berhenti. Dengan kasus semakin menurun, kita harus menggenjot lagi event-event kita," kata Gibran di Balai Kota Solo, Selasa (23/11/2021).

Adapun Rock in Solo akan digelar pada tahun 2022 mendatang setelah terakhir kali digelar kesembilan kalinya pada 2015. Namun rangkaian acaranya akan dimulai pada 18 Desember 2021 di Hall Terminal Tirtonadi dengan dibatasi 500 kursi.

Menurut Gibran, masalah perizinan event saat ini dapat diajukan dengan lebih mudah. Dalam waktu relatif singkat, gelaran Rock In Solo tersebut sudah terencana dengan baik.

"Gampang kok, simpel saja. Alhamdulillah meeting sekali dua kali langsung deal," ujar dia.

Sementara itu, Ketua Rock In Solo, Stephanus Adjie, mengatakan acara ini bertajuk Appokaliptika: A Journey of Rock in Solo. Rangkaian dari Rock In Solo ini menjadi transisi menuju gelaran Rock In Solo kesepuluh di tahun 2022.

"Acara 18 Desember nanti adalah bagian dari semesta Rock In Solo yang bukan berbentuk festival, melainkan sebuah pertunjukan musik sebagai transisi menuju gegap gempita Rock In Solo ke-10 tahun 2022 nanti," kata Adjie.

Adjie yang juga vokalis Down for Life selaku bintang utama, menuturkan acara transisi tersebut akan menghadirkan pemusik rock seperti Djiwo, Pinthus dari band Bandoso, dan Kokom dari band Paranoid.

Uniknya, mereka akan berkolaborasi dengan musisi lokal di luar aliran rock, seperti musisi keroncong Endah Laras, musisi kontemporer Gondrong Gunarto, Doel dari band humor Pecas Ndahe dan komedian Whawin Laura.

"Tantangan kita yang dihadapi cukup besar. Sambil menunggu marwah festival benar-banar bisa dikembalikan ke habitatnya, Rock In Solo mencoba beradaptasi dengan menghadirkan panggung pemanasan ini menghadirkan musisi lokal," kata Adjie.

Pada pelaksanaannya, pintu akan dibuka pukul 17.00 WIB dan acara diselenggarakan mulai pukul 19.00 selama dua jam. Tiket konser ini dihargai Rp 57.500, termasuk tes antigen.

Lihat juga Video: Driver Gojek di Solo Geruduk Kantor Gibran

[Gambas:Video 20detik]



(ams/rih)