Sosok Dukun Magelang Pembunuh 4 Orang Pakai Sianida di Mata Tetangga

Eko Susanto - detikNews
Selasa, 23 Nov 2021 16:27 WIB
Polres Magelang jumpa pers kasus pembunuhan dengan korban pedagang sayur, Jumat (19/11/2021).
Polres Magelang jumpa pers kasus pembunuhan modus dukun pengganda uang, Jumat (19/11/2021). (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Pembunuhan sadis empat orang oleh dukun pengganda uang di Magelang berinisial IS (57) di Magelang, Jawa Tengah terungkap. Di mata tetangga, keseharian IS dinilai tak menonjol.

"Sebetulnya itu (IS), biasa-biasa saja. Berkegiatan, aktivitas sehari-hari cuma di ladang, di sawah, mencari rumput. Terkait menjadi salah satu orang pintar itu hanya sebatas sering dimintai pengobatan alternatif. Semacam mungkin anak yang sakit, meriang, sakit perut dan sebagainya," kata Kepala Desa Sutopati, Slamet Nursidi, saat ditemui di kantornya, Selasa (23/11/2021).

Warga setempat kaget dengan kejadian tersebut dan tidak menduga jika IS tega menghabisi empat orang korbannya. Terlebih untuk menghabisi dengan cara memberikan air yang dicampur racun sianida.

"Sampai ada kejadian seperti itu, artinya hampir semua masyarakat tidak mengetahui yang sampai memakan korban dengan penggandaan uang atau apa namanya. Saya pribadi, masyarakat nggak tahu persis sejatinya orang tersebut ibarat punya sifat sejahat itu sampai memakan korban," tuturnya.

Slamet menilai, IS dinilai pribadi yang baik di lingkungannya, termasuk kegiatan keagamaannya, dan ibadahnya. Untuk itu, warga nyaris tidak percaya dengan kejadian yang dilakukan IS.

"Bahkan menurut info dari warga setempat orang tersebut pas Jumat juga suka ngisi khotbah jumat, makanya di luar dugaan ada kejadian seperti ini," kata Slamet.

Diberitakan sebelumnya, seorang dukun dari Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, berinisial IS (57) tega menghabisi nyawa empat orang yang datang padanya.

"Adapun korban yang telah dilakukan pembunuhan oleh tersangka ini sejumlah empat orang. Di mana dari keempat ini, tiga kejadian dengan waktu yang berbeda," kata Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun kepada wartawan, Senin (22/11).

Para korban racun maut dukun tersebut berinisial L (31), W (38), S (63), dan M (52). Sajarod menyebut M ternyata merupakan korban pertama dukun IS yang dibunuh pada Kamis (14/5/2020) silam. Motif pembunuhan keempat korban itu sama-sama karena ingin menguasai uang korban.

Pelaku juga menggunakan cara yang sama yakni mencampur potas ke dalam air yang dikemas plastik lalu diberikan kepada korban dengan modus syarat mendoakan uang. Tak lama setelah minum air dicampur racun itu, para korban ditemukan meninggal.

Lihat juga Video: Nani 'Takjil Sianida' Dituntut 18 Tahun Penjara

[Gambas:Video 20detik]




(sip/ams)