Waduh, Pilkades di Kudus Diwarnai Arak-arakan Banyak yang Tak Bermasker

Dian Utoro Aji - detikNews
Selasa, 23 Nov 2021 15:27 WIB
Salah satu suasana arak-arakan pilkades antarwaktu di Kudus, Selasa (23/11/2021).
Salah satu suasana arak-arakan pilkades antarwaktu di Kudus, Selasa (23/11/2021). Foto: Dian Utoro Aji/detikcom
Kudus -

Pemkab Kudus, Jawa Tengah, menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) antarwaktu tahun 2021 di empat desa hari ini. Masih tampak adanya arak-arakan saat perayaan kemenangan.

Pantauan di lokasi, kerumunan terjadi di Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo. Kerumunan terjadi setelah salah seorang calon kepala desa antarwaktu ditetapkan terpilih mendapatkan suara terbanyak.

Massa pendukung pun datang menyambut kemenangan calon kades yang didukung. Terlihat calon kades terpilih pun sempat diarak keliling desa menuju rumahnya. Warga sekitar pun menyambut dengan meriah. Tampak ada banyak yang tak memakai masker.

"Itu tidak bisa kita cegah ya, euforia. Ketika datang tadi tertib kita atur sesuai dengan protokol kesehatan," kata Ketua Panitia Pemilihan Noor Hidayat kepada wartawan ditemui di Balai Desa Jekulo, Selasa (23/11/2021).

"Dan lokasinya (yang arak-arakan calon kades terpilih) juga dekat kok, sekitar 300 meter saja," sambung dia.

Hidayat mengklaim panitia sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Warga yang datang pun sesuai hak pilih dan wajib mengenakan masker. Disebutkan panitia juga menyediakan tempat cuci tangan dan tempat duduk diatur berjaga jarak.

"Kita juga menyediakan tempat cuci tangan, masker juga kita sediakan masuk di musyawarah kita juga jarak. Cuma kita kalau untuk tidak bisa. Euforia itu spontanitas mau dicegah bagaimana, kita sebatas mengadakan musyawarah," terang Hidayat.

Dia mengatakan daftar pemilih kepala desa antarwaktu dibatasi. Yakni ada 222 pemilih. Mereka sebelumnya telah ditentukan oleh penyelenggara pemilihan kepala desa antarwaktu.

"Acara sesuai dengan tata tertib dimulai jam 08.00 WIB, itu sudah penuhi kuorum. Dari hadir 222 yang hadir 221 yang satu izin sakit," jelas dia.

Meski demikian, kata dia pelaksanaan pemilihan kepala desa antarwaktu berjalan lancar.

"Secara umum saya bersyukur dari awal sampai akhir. Ini dimulai tanggal 14 Oktober 2021, kendalanya saat pemilihan musyawarah RT menentukan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pendidikan itu luar biasa semangatnya," ungkap dia.

Halaman selanjutnya, Bupati Kudus angkat bicara...