Korban Tewas Tanah Longsor Banjarnegara: 3 Orang Sekeluarga-1 Bidan Desa

Uje Hartono - detikNews
Sabtu, 20 Nov 2021 07:10 WIB
4 Orang Tewas Imbas Longsor di Banjarnegara
Proses evakuasi korban tanah longsor di Banjarnegara, Sabtu (20/11/2021) dini hari. (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Banjarnegara -

Empat orang tewas tertimbun tanah longsor di Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Tiga orang di antaranya merupakan satu keluarga dan satu korban lainnya adalah bidan desa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Aris Sudaryanto mengatakan, korban satu keluarga adalah Partini (36) dan Bunga (13), yang merupakan ibu dan anak kandung. Kemudian Alfino (11) dan Putri (9) merupakan keponakan Partini. Alfino ditemukan tewas sementara Putri selamat.

"Dari empat korban yang ditemukan meninggal dunia, ada yang satu keluarga. Meski ada yang bukan anak kandung tetapi mereka tinggal bersama di rumah itu," ujar Aris saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (20/11/2021).

Setelah dievakuasi, ketiga korban langsung dimakamkan. Kemudian satu korban tewas lainnya, Andriyani (42) yang merupakan bidan desa langsung dibawa ke rumah duka di Desa Purwonegoro, Banjarnegara, untuk dimakamkan.

"Bidan desa yang memang sedang bertugas di Desa Pagentan. Korban tadi usai ditemukan kemudian dibawa ke rumah duka untuk pemakaman," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, dua rumah di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, tertimbun tanah longsor Jumat (19/11) malam. Empat orang warga tewas dan satu selamat.

Peristiwa itu terjadi di Desa Pagentan, Kecamatan Pagentan, sekitar pukul 21.30 WIB. Proses evakuasi korban oleh tim gabungan dengan mengerahkan alat berat baru selesai Sabtu (20/11) pagi.

Kepala BPBD Banjarnegara Aris Sudaryanto mengatakan, tebing longsor setinggi 15 meter yang berada di tepi jalan Banjarnegara-Dieng via Pagentan. Akibatnya, dua rumah warga dan satu warung yang berada di bawahnya tertimbun.

"Tebing ketinggian sekitar 15 meter dan menimpa tiga bangunan yang berdampingan. Dua merupakan rumah warga dan satu warung," kata Aris saat ditemui di lokasi kejadian dini hari tadi.

"Ada empat korban yang sudah ditemukan meninggal dunia. Terakhir tadi jam 05.00 pagi. Sedangkan satu korban selamat meski sempat tertimbun," jelasnya.

Simak juga Video: Heboh Video Jalur Wisata Bromo Amblas, Polisi: Hoaks!

[Gambas:Video 20detik]



(rih/rih)